Indeks

Berdiri Dekat Pemukiman, Warga Tutul Protes Kandang Ayam

Comment1,350 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – Puluhan warga Dusun Maduran Desa Balung Tutul, Rabu (4/10/2023) siang mendatangi balai desa setempat, kedatangan warga ke Balai Desa menyoal berdirinya kandang ayam petelur di dusun Maduran, yang berdiri di dekat perkampungan warga, sehingga dikhawatirkan akan menimbulkan dampak lingkungan yang tidak sehat.

 

“Kedatangan kami ke balai desa, untuk mempermasalahkan berdirinya kandang ayam petelur dii desa kami, dimana kandang tersebut berdiri sangat dekat dengan pemukiman, dari yang kami ketahui, tentu dengan adanya kandang ayam ini, akan menimbulkan bau dan juga lalat-lalat,” ujar Syahroni perwakilan warga kepada wartawan.

Syahroni menjelaskan, bahwa saat ini kandang ayam dipersoalkan warga, memang belum sepenuhnya beroperasi, selain itu proses pendiriannya juga dianggap tidak prosedur,, karena tidak semua warga dimintai persetujuan terlebih dahulu.

“Memang beberapa waktu yang lalu, pemilik kandang ayam meminta persetujuan warga, taoinitu dilakukan, setelah kandang selesai dibangun, seharusnya kan sebelum dibangun minta persetujuan dulu, bukan setelah dibangun, ini yang sangat kami sesalkan,” jelas Roni panggilan Syahroni.

Atas hal ini, pihaknya pun mendata warga yang tidak setuju dengan adanya kandang ayam, yang akhirnya warga ramai-ramai mendatanhi balai desa.

“Atas keberatan ini, kami sudah berkirim surat ke Muslika bahkan ke Kabupaten, harapan kami, agar oeendirian kandang ayam petelur ini ditinjau ulang, karena sangat merugikan warga,” jelasnya.

Rahman Hidayat camat Balung yang menemui warga di balai desa Tutul untuk melakukan mediasi antara pemilik kandang ayam petelur dengan warga menyatakan, bahwa dari hasil mediasi hang dilakukan oleh Muspika kepada warga telah menemui kesepakatan bersama.

Dimana pemilik kandang ayam, berjanji, akan menjaga kebersihan, dan memberdayakan warga sekitar, terutama dalam pengolahan hasil dari ayam petelur, sehingga keberadaan kandang ayam bisa memberi manfaat warga sekitar.

“Barusan mediasi antara pemilik kandang ayam dengan warga, sudah menemui hasil, dimana pemilik kandang ayam berjanji, bahwa keberadaan kandang ayam miliknya, tidak mengganggu warga sekitar, selain itu, pemilik kandang ayam juga akan memberdayakan warga sekitar, dalam mengolah hasil telur ayamnya, sehingga keberadaan kandang ayam bisa memberi manfaat kepada warga,” jelas Iik panggilan Rahman Hidayat usai menggelar mediasi.

Sementara Ansori, pemilik kandang ayam, belum berhasil dimintai tanggapan terkait protes warga, hal ini dikarenakan, usai mediasi, yang bersangkutan langsung meninggalkan lokasi pertemuan. (Ma)

Comment1,350 views
  • Share
Exit mobile version