Probolinggo, kuasarakyat.com – Di Lapangan Roxie Kraksaan, tepat di depan Exit Tol Kraksaan, pada tanggal 15 Agustus 2024, berlangsung sebuah acara monumental yang menggabungkan simulasi Sispamkota dan Deklarasi Pilkada Damai. Acara ini bertujuan untuk mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2024 dengan penuh martabat, integritas, kejujuran, keadilan, dan demokrasi yang sejati.
Delegasi dari UNUJA kepakaran keilmuan dibidang Hukum dihadiri oleh dua dosen Universitas Nurul Jadid, Dr. Mushafi Miftah, M.H, dan Sofian Syaiful Rizal, M.H., acara ini menarik perhatian berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh-tokoh masyarakat, perwakilan partai politik, dan intelejen. Mereka semua hadir untuk berkontribusi dalam menjaga keamanan dan kelancaran proses demokrasi.
Pj Bupati Ugas, salah satu tokoh penting dalam acara tersebut, menyatakan bahwa simulasi Sispamkota merupakan langkah awal dalam mempersiapkan diri menghadapi potensi gangguan keamanan selama periode Pemilihan Kepala Daerah. “Pilkada ini adalah pesta rakyat yang harus dirayakan dengan penuh kegembiraan, namun tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Kita tidak boleh membiarkan politik dipergunakan untuk memecah belah bangsa,” ujarnya dengan tegas.
Forkopimda, dalam kesempatan ini, juga menekankan pentingnya kerjasama antara berbagai pihak dalam deteksi dini terhadap potensi konflik. Mereka mengajak masyarakat untuk aktif terlibat dalam memelihara keamanan selama proses pemilihan, dengan menjamin bahwa mediasi persuasif akan dilakukan untuk menanggulangi segala bentuk ketegangan yang mungkin timbul.
Acara ini tidak hanya sebagai upaya antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, tetapi juga sebagai wujud komitmen untuk menggelorakan semangat demokrasi yang sehat dan beradab. Dengan demikian, simulasi Sispamkota dan Deklarasi Pilkada Damai diharapkan mampu memberikan contoh yang baik bagi daerah lain dalam menyelenggarakan pesta demokrasi yang aman dan berintegritas.
