Indeks

Kantor Partai PKS Digeruduk Puluhan Banser, Ini Penyebabnya

Comment1,721 views
  • Share

Jember,Kuasarakyat.com – Kantor DPD Partai PKS di jalan Danau Toba, Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember, Digeruduk puluhan anggota Banser, Jumat (11/08/2023).

Aksi menggeruduk kantor PKS sekitar pukul 13.30 WIB ini dilakukan. Karena menurut anggota Banser Jember. PKS dengan sewenang-wenang memasang logo Nahdlatul Ulama (NU) pada banner caleg yang terpasang di beberapa lokasi di Jember.

Dengan pemasangan logo itu, menurut Ketua GP Ansor Jember Izzul Ashlah telah menyebabkan keresahan di kalangan ulama dan kiai berbasis NU.

“Kita menerima laporan keresahan para ulama, kiai, dan pengurus cabang Nahdlatul Ulama atas pencatutan logo dan simbol NU untuk alat kampanye PKS. Maka dari itu, kami selaku Gerakan Pemuda Ansor bertabayun kepada DPD PKS Jember untuk meminta dua hal,” kata Izzul saat dikonfirmasi disela aksinya.

“Yakni tidak menggunakan logo dan simbol NU untuk alat kampanye PKS, kemudian untuk segera menurunkan atau menghapus semua alat kampanye PKS yang memakai logo dan simbol NU,” sambungnya.

Dengan adanya desakan itu, lanjutnya, Pengurus DPD PKS Jember diberikan waktu 1×24 jam, untuk segera mencopot banner ataupun alat kampanye apapun. Yang secara jelas memasang logo ataupun simbol NU.

“Karena jika dalam 1×24 jam tidak segera mengindahkan permintaan ini, anggota Ansor/Banser se Jember akan menurunkan paksa. Karena ini sudah kesepakatan, bahkan ditandatangani oleh Ketua DPD PKS. Jika melanggar, maka kami akan bertindak menurunkan langsung anggota kita di Jember,” tegasnya.

Diketahui untuk banner atau alat peraga kampanye yang memasang logo ataupun simbol NU itu, diketahui ada di tiga kecamatan wilayah Jember.

“Untuk alat peraga kampanye dalam bentuk Banner itu ada tiga yang kita tahu, yakni di Kecamatan Ajung, Sukowono, dan Jelbuk,” sebutnya.

Menanggapi adanya aksi dari puluhan anggota Banser Jember itu. Ketua DPD PKS Jember Sudiyanto mengaku khilaf dan akan menuruti permintaan dari Banser Jember.

“Alhamdulillah tadi habis Salat Jumat, tadi teman-teman dari GP Ansor Jember hadir di Kantor PKS. Dalam rangka, menanyakan sikap PKS soal pencantuman logo NU yang digunakan untuk media kampanye oleh salah satu Caleg yang ada di PKS Jember. Yang saya tahu tadi ada, salah satunya dari Caleg di Sukowono. Nah dari itu kami ketahui sebagai bentuk laporan, bahkan saya baru dengar,” kata Sudiyanto Ketua DPD PKS Jember.

Terkait adanya tindakan yang dilakukan Banser Jember dengan desakan soal penghapusan logo ataupun simbol NU itu. Sudiyanto berdalih jika pemasangan itu tidak diketahui olehnya.

“Padahal PKS selama ini, tidak pernah menggunakan logo-logo atau simbol-simbol dari Organisasi Masyarakat manapun. Baik bersifat nasional maupun lokal. Karena (dipahami) ranah ini berbeda. Sehingga dengan adanya himbauan ini, kami ucapkan terima kasih karena kejadian inipun pertama kalinya. Selama PKS di Jember mengikuti pemilu dari tahun 1999-2024,” ujarnya.

Sudiyanto pun menegaskan untuk melakukan evaluasi dan klarifikasi. Serta sepakat dengan permintaan dari Banser Jember.

“Selanjutnya kita akan melakukan klarifikasi dan memanggil beliau-beliau para Caleg ini, sore ini kita langsung panggil dan memberikan arahan. Juga nantinya untuk dicopot seluruh banner yang sudah terpasang. Apalagi letaknya tadi sudah diberitahu. Maka struktur anggota kami PKS itu, akan saya perintah untuk mencopot sekarang. Tanpa menunggu caleg bersangkutan,” imbuhnya. (Gusti)

Comment1,721 views
  • Share
Exit mobile version