Jember, kuasarakyat.com – Netfid (Network For Indonesian Democratic Society) yang merupakan lembaga resmi pemantau pemilu 2024 dengan nomor sertifikasi pemantau nomor 043/Bawaslu/2019, dan secara resmi telah hadir dan sudah terbentuk di Kabupaten Jember, hal ini disampaikan oleh Hendra Wahyudi SH.i selaku ketua Netfid Jember.
“Netfid Indonesia sudah hadir di Jember untuk ikut mengawal jalannya demokrasi, agar pemilu 2024 lebih berintegritas terutama bagi penyelenggara, hadirnya Netfid diharapkan benar-benar bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat, bagaiaman berdemokrasi yang baik,” ujar Hendra Wahyudi.
Hendra menjelaskan, AD/ART NETFID pada pasal 5 sangat jelas bahwa NETFID akan menjalankan kegiatan berupa, pertama, menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan kepemiluan, kedua, melakukan studi advokasi kebijakan publik mengenai sistem pemilu dan inisiatif masyarakat sipil, dan; ketiga, melakukan pemantauan pemilu.
“Kami ingin pada pemilu 2024 nanti, terutama Pilkada di Kabupaten Jember mendatang, bisa berjalan sebagaimana mestinya, Pilkada di Jember lalu banyak persoalan yang muncul dan perlu disikapi secara kritis, baik dari penyelenggara maupun peserta pilkada, oleh karenanya, Netfid selaku lembaga demokrasi akan mengambil peran sebagai lembaga independent,” beber pria yang beberapa kali terlibat sebagai penyelenggara Pemilu di Kabupaten Jember ini.
Hendra berharap, dengan hadirnya Netfid di Kabupaten Jember, demokrasi di Kabupaten Jember bisa lebih berkualitas, karena maju tidaknya demokrasi dilihat dari perhatian, kepedulian dan kepekaan masyarakat, oleh karenanya, pihaknya akan mensosialisasikan hal ini kepada masyarakat Jember.
“Sebagai pemantau independen, kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat, yang nantinya bersama-sama memantau pemilu 2024, tidak hanya bagi peserta pemilu, tapi juga kepada penyelenggaranya,” pungkas Hendra.
Netfid sendiri dalam tugasnya juga bekerjasama dengan KPU dan Bawaslu disetiap daerah. (Ma)
