Indeks

Pertamina benarkan adanya penahanan 1 unit truck Tangki BBM yang diduga melakukan penyelewengan

Comment63 views
  • Share

Pertamina benarkan adanya penahanan 1 unit truck Tangki BBM yang diduga melakukan penyelewengan

Banyuwangi, Kuasarakyat.com – Satu unit truck tangki BBM dengan muatan Pertalite tertahan di SPBU 54.684.15 Genteng Wetan milik Mahayasa Group, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus membenarkan adanya dugaan penyelewengan BBM yang menjadi pemicu ditahannya satu unit truck tangki di SPBU tersebut.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi menyebut, penahanan satu unit mobil tangki oleh Polresta Banyuwangi pada Senin (22/06/26) lalu karena dugaan adanya selisih muatan BBM di luar batas toleransi, Pertamina Patra Niaga menghormati proses pemeriksaan yang sedang berlangsung dan mendukung penuh upaya penegakan aturan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Ahad, saat ini tim keamanan Pertamina bersama pihak Polresta Banyuwangi tengah melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap Awak Mobil Tangki (AMT) guna memperoleh informasi secara menyeluruh terkait kejadian tersebut.

“Saat ini proses pemeriksaan masih berlangsung. Kami menyerahkan proses investigasi kepada pihak yang berwenang dan mendukung upaya pengumpulan fakta agar permasalahan ini dapat ditangani secara objektif dan transparan,” terang Ahad, Rabu (24/06/26).

Hingga penyelidikan selesai dilakukan, penjualan BBM tertentu di SPBU terkait tidak data dilayani. Sementara jika terbukti ada pelanggaran oleh oknum, Pertamina akan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

“Pertamina tidak mentoleransi segala bentuk penyimpangan dalam proses distribusi energi. Jika terbukti terdapat pelanggaran, tentu akan ada tindak lanjut dan sanksi sesuai aturan perusahaan maupun ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Pertamina mengklaim, seluruh armada mobil tangki telah dilengkapi dengan sistem pemantauan berbasis Global Positioning System (GPS) serta menjalani pemeriksaan dan evaluasi secara berkala untuk mentaga standar operasional yang telah ditetapkan sebagai upaya pengawasan berkelanjutan.

“Pertamina Patra Niaga meyakini bahwa transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap aturan merupakan fondasi penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Karena itu, perusahaan akan terus melakukan perbaikan dan penguatan pengawasan agar layanan distribusi energi dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” lanjut Ahad.

Ia memastikan, layanan distribusi BBM kepada masyarakat tetap berjalan normal dan tidak terdampak oleh proses pemeriksaan tersebut. Pertamina Patra Niaga memiliki komitmen yang kuat dalam menjaga integritas proses distribusi BBM. (CZ)

Comment63 views
  • Share
Exit mobile version