Indeks

Perumdam Tirta Pandhalungan Bagi Mamiri Pengendara dan Petugas SPBU, Bentuk Lain Perhatian Pemerintah

Comment805 views
  • Share

Jember, Kuasarakyat.com – Meski kondisi distribusi BBM ke Kabupaten Jember sudah normal, namun kegiatan mengantri BBM masih nampak disejumlah SPBU di Kabupaten Jember, Perumdam Tirta Pandhalungan tetap memberikan support dan dukungan kepada pengantri BBM dengan memberikan mamiri (makanan minuman ringan) di sejumlah SPBU.

Khusus hari ini, tim Perumdam Tirta Pandhalungan melakukan aksi di wilayah Jember Selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Lumajang.

Direktur Umum Perumdam Tirta Pandhalungan Yudho R Utomo yang turun langsung ke lapangan menyampaikan bahwa aksi ini telah dilakukan sejak Senin (28/07/2025). Dan sudah ribuan paket mamiri yang sudah disampaikan ke masyarakat untuk meringankan beban mereka.

“1500 paket mamiri sudah kami distribusikan mulai hari Senin sampai Kamis, 10 SPBU yang tersebar di Kabupaten Jember. Mulai SPBU Ahmad Yani yang kebetulan dekat dengan kantor kami,” kata Yudho R Utomo saat di SPBU Kraton, Kencong, Kamis (31/07/2025).

“Kegiatan ini murni untuk meringankan beban saudara kami yang kebetulan sedang mengantri BBM pada waktu itu. Dan sebagai tambahan semangat bagi mereka yang mengantri BBM,” imbuhnya.

Kondisi saat ini memang sudah berangsur normal. Namun Perumdam Tirta Pandhalungan tetap memberikan mamiri kepada beberapa SPBU.

“Meskipun antrian kembali normal kami tetap memberikan mamiri kepada pengendara yang membeli BBM di SPBU. Dan tidak hanya itu, sebagai bentuk rasa terima kasih kepada petugas SPBU, kami juga memberikan mamiri kepada mereka yang sudah kuat melayani masyarakat,” tegas Yudho.

Supervisor SPBU Keraton Kencong Nailul mengatakan bahwa pasokan BBM Jenis Pertalite dan Solar masih banyak dan BBM Non Subsidi baru datang semalam.

“Kalau pertalite dan solar masih aman mas, kemaren sore datang lagi satu truk BBM dari wilayah Surabaya mas. Untuk non subsidi seperti Pertamax, dexlite dan Pertamina Dex datang kemaren malam mas, jadi masih full,” ungkap Nailil.

“Animo masyarakat juga sudah berkurang, karena banyak dari mereka yang sudah paham stok BBM akan aman, jadi tidak ada pembelian secara berlebihan,” pungkasnya. (Gusti)

Comment805 views
  • Share
Exit mobile version