Indeks

Puluhan Rumah Porak Poranda Diterjang Angin Puting Beliung, 3 Orang Luka Luka

Comment2,913 views
  • Share

Jember, Kuasarakyat.com – Angin puting beliung yang terjadi sekitar pukul 15.15 WIB di wilayah Dusun Langsatan, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Senin (27/2/2023). Membuat porak poranda puluhan rumah.

Dari informasi sementara yang dihimpun tim TRC BPBD Jember. Tercatat ada 91 rumah mengalami kerusakan, dan tiga orang warga mengalami luka luka.

TRC BPBD Jember, relawan samping, relawan Baret Rescue, Tagana Dinsos Jember, TNI/Polri, dan warga setempat membersihkan material bangunan rumah yang rusak akibat terjangan angin.

“Untuk kejadian angin puting beliung terjadi sekitar jam 3 sore tadi. Saya kebetulan ada di kantor kecamatan. Dari sana terdengar seperti suara pesawat jet berisik banget. Kemudian saya lihat keluar sudah ada awan hitam dan hembusan angin kencang. Langsung saya cari info ada kejadian apa,” kata Camat Ajung Beny Ginting saat dikonfirmasi oleh Kuasarakyat.com via saluran telepon.

Muspika setempat langsung turun ke lapangan untuk membantu warga. Terkait kerusakan ada puluhan rumah dan kandang isinya ribuan ekor ayam rusak. Pihak kecamatan masih koordinasi dengan Tagana dan BPBD Jember untuk asessment.

Terpisah, Kepala BPBD Jember Sigit Akbari bersama seluruh anggota TRC BPBD Jember melakukan proses asessment terkait dampak dari bencana angin puting beliung.

“Dari info sementara banyak pohon tumbang kurang lebih 50 batang pohon. Akibat angin puting beliung dan data sementara ada 91 rumah yang mengalami kerusakan. Baik kerusakan ringan, sedang, ataupun berat,” kata Sigit.

“Selain itu, juga ada kerusakan fasum (fasilitas umum) satu musala, satu masjid Baitul Mutaqin, dan kandang ayam milik warga yang rusak,” sambungnya.

Untuk kerusakan rumah, lanjutnya, akibat terjangan angin puting beliung yang kencang. Sehingga kerusakan rumah diakibatkan atap rumah banyak yang beterbangan. Selain itu, juga tertimpa batang pohon yang tumbang.

Terkait korban luka dari musibah angin puting beliung itu, kata Sigit, ada tiga orang.

“Atas nama Siti Fatimah mengalami luka di kepala akibat tertimpa genteng atau atap rumah, Fatimah umur 80 tahun juga sama. Juga ada warga atas nama Imam Fadoli 46 tahun yang jatuh dari atas atap rumahnya,” sebutnya.

“Korban Imam Fadoli mengalami luka parah, tangan patah dan keluar darah dari telinga. Korban jatuh dari atas atap rumahnya saat bermaksud memperbaiki genteng yang rusak akibat terpaan angin puting beliung. Untuk para korban langsung ditangani di Puskesmas Ajung,” sambungnya.

Sementara itu menurut salah seorang warga yang menjadi korban Karsipah (67), kejadian angin puting beliung itu terjadi mendadak.

“Saya mendengar suara berisik dari luar, tapi saya takut untuk melihat keluar rumah. Saya ambil bantal dan berusah melindungi kepala. Setelah agak tenang saya keluar rumah. Dari arah sawah saya lihat awan hitam dan banyak benda beterbangan. Kondisi rumah saya dan tetangga sudah porak poranda,” katanya. (Gusti)

Writer: Gusti
Comment2,913 views
  • Share
Exit mobile version