Indeks

Seorang Pria Bunuh Diri di Dalam Kamar, Saat Kunjungi Rumah Neneknya

Comment3,223 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – Warga Dusun Krajan Desa Jenggawah Kecamatan Jenggawah Jember, Minggu (20/4/2025), dikejutkan dengan penemuan jenazah pria bernama Moh. Lutfi (29) warga asal dusun Loncatan Desa Mangaran Ajung.

Saat ditemukan, kondisi korban cukup memprihatinkan, dimana leher korban terdapat luka gorok, serta darah mengenai lantai. Diduga kuat korban mengakhiri hidupnya dengan menggunakan pisau dapur yang berada di sekitar tubuh korban.

Usman Hadi warga sekitar, kepada wartawan menyatakan, bahwa penemuan jenazah korban pertama kali oleh neneknya, saat itu neneknya hendak menyuruh korban untuk makan.

“Korban memang sering bermain ke rumah neneknya, meski neneknya disini ngontrak, apalgi neneknya sudah tua dan sakit-sakitan, dan tadi pagi, kata neneknya dia datang jam 8, terus masuk kamar,” ujar Usman menceritakan.

Sebelum masuk kamar, Usman juga menyatakan, kalau neneknya sempat menyuruh korban makan terlebih dahulu, tapi oleh korban dijawab nanti saja.

“Saat korban masuk kamar, neneknya keluar ke rumah tetangga, kemudian sekitar jam 10, neneknya pulang dan berniat menyuruh korban untuk makan, saat itu nenek korban melihat lampu kamar mati, kemudian setelah dicek, korban sudah bersimbah darah,” jelasnya.

Saat melihat cucunya meninggal dengan kondisi mengenaskan itulah, nenek korban berteriak dan membuat tetangganya berdatangan untuk melihat apa yang terjadi. Kemudian peristiwa ini dilaporkan ke Mapolsek Jenggawah.

Kapolsek Jenggawah AKP. Eko Basuki Teguh Argowibowo, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut, dan pihaknya bersama tim Inafis Satreskrim Polres Jember juga sudah melakukan oleh TKP.

“Dari hasil olah TKP, diduga kuat korban bunuh diri dengan cara menggorok lehernya menggunakan pisau dapur, dan pisaunya juga sudah diamankan, sebagai barang bukti,” jelasnya.

“Barang bukti pisau sudah kami amankan yang berada di sekitar (tubuh) korban. Identifikasi awal dan olah TKP tidak ada tanda-tanda kekerasan lain. Kemudian tidak ada kerusakan barang di sekitar TKP. Dimungkinkan ini kejadian bunuh diri, sesuai prosedur dilakukan perawatan jenazah, dan kita kembalikan kepada keluarganya di Desa Mangaran karena korban berasal dari Mangaran. Kita juga sudah berkomunikasi dengan pihak desa, dan keluarga. Tidak bersedia untuk dilakukan proses autopsi lanjut,” imbuhnya. (Ma)

Comment3,223 views
  • Share
Exit mobile version