Indeks

Usung Konsep Kampus Hijau, Direktur PTKI Kemenag RI Resmikan Program S2 MPI IAIDA Blokagung

Comment2,347 views
  • Share

Banyuwangi, kuasarakyat.com – Kampus Institut Agama Islam Darussalam (IAIDA) Blokagung Kecamatan Tegalsari Banyuwangi, akhirnya resmi memiliki Program Pasca Sarjana (S2) Prodi Magister Pendidikan Islam (MPI). SK Izin Operasional ini sendiri dilakukan langsung oleh Direktur PTKI (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam) Kementerian Agama (Kemenag) RI Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag pada Kamis (18/8/2022) di Aula Gedung B Kampus 2 IAIDA Blokagung.

Penyerahan SK Izin Operasional yang juga ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan gedung C Kampus IAIDA dan juga penanaman 1000 pohon di lingkungan kampus untuk mewujudkan konsep hutan kampus ini disaksikan langsung oleh jajaran Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam Blokagung Banyuwangi, diantaranya KH. Ahmad Hisyam Syafa’at, MH., KH. Drs. Muhammad Hasyim Syafa’at, KH. Ahmad Mudhofar Sulthon, Dr. KH. Abdul Kholiq Syafa’at, MA., Dr. KH. Ahmad Munib Syafa’at, Lc., M.E.I., serta jajaran Forpimka Tegalsari.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Suyitno, M.Ag. yang sudah 2 kali datang ke Blokagung menyampaikan, bahwa mengelola Program S2 harus mengutamakan kualitas, terutama speak up keilmuan pesantren, sehingga pesantren lebih mendunia, terutama para lulusannya agar tidak kalah dengan lulusan non pesantren.

“Saat ini kampus sudah banyak yang go pesantren, maka saatnya pesantren speak up keilmuannya agar pesantren semakin dikenal dunia, jangan sampai lulusan kampus pesantren secara kualitas sama saja dengan lulusan kampus non pesantren, pesantren punya keilmuannya dan kampus memiliki metode ilmiahnya, sehingga keduanya bisa dikolaborasikan menjadi tulisan/karya yang istimewa dan luar biasa. Karena ulama dikenal dengan tulisan/karyanya,” ujar Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag.

Lebih lanjut, Prof. Suyitno juga menyampaikan tentang pentingnya meningkatkan kualitas lulusan S1 MPI yang kuliah S2 MPI. Menurutnya kalau karya lulusan S1 masih mendeskripsikan keilmuan, maka lulusan S2 adalah mengkomparasikan keilmuan.

“Saya berpesan dalam pengelolaan S2 MPI di IAIDA Blokagung ini agar memperhatikan kualifikasi dosennya, minimal doktor, sekaligus memastikan karya mahasiswanya juga jangan hanya mendeskripsikan keilmuan seperti S1, karena S2 sudah sepatutnya karyanya adalah mengkomparasikan keilmuan, apalagi jika yang dikomparasikan adalah karya salafas shalih dan saintis modern, ini tentu menjadi nilai plus,” pesannya.

Sementara dalam acara yang juga dihadiri oleh jajaran rektor dari IAI Al Qodiri Jember dan IAI Ibrahimy Genteng ini, Rektor IAIDA Blokagung Dr. KH. Munib Syafaat LC. M.Ei dalam kesempatan tersebut menyatakan, bahwa lahan yang saat ini dibangun gedung C untuk Kampus 2 IAIDA Blokagung berada di atas lahan seluas 6 hektar, dimana saat ini baru ada Gedung A dan Gedung B yang masing-masing gedung memiliki 3 lantai.

“Kampus ini nanti akan menggunakan konsep kampus hijau atau Green Campus, dengan lahan yang cukup luas, yakni mencapai 6 hektar, untuk saat ini ada 2 gedung yang sudah bisa digunakan, yakni gedung A dan gedung B yang masing-masing memiliki 3 lantai dengan 12 ruang kuliah, dan saat ini kami juga tengah membangun gedung C,” ujar Gus Munib panggilan Dr. KH. Munib Syafaat.

Sedangkan konsep kampus hijau atau Green Campus selain untuk memperindah juga untuk menunjukkan kepedulian kampus pada pelestarian lingkungan. (Ma)

Writer: Makrus
Comment2,347 views
  • Share
Exit mobile version