Jember, Kuasarakyat.com – Kasus pencurian kabel jaringan telekomunikasi milik PT. Telkom Indonesia marak terjadi di kabupaten Jember. Bahkan, para pelaku ini terbilang nekat dan juga sangat profesional ketika menjalankan aksinya.
Para pelaku yang berjumlah 7 orang dari berbagai wilayah seperti kabupaten Pasuruan, Probolinggo dan sekitarnya. Mereka nekat mencuri berdalih sebagai pegawai Telkom untuk mengelabuhi masyarakat dan aparat kepolisian.
Kasus itu terungkap, pada saat aparat kepolisian Sektor Puger Polres Jember melakukan patroli keliling beberapa waktu lalu. Pada saat itu para pelaku berjamaah sedang mencuri kabel dengan cara mengambil isi dalaman kabel saja mengunakan alat penjepit besar dan kemudian menarik isinya. Setelah itu bungkus kabel dibiarkan tetap di dalam tanah agar pihak telkom tidak curiga bahwa kabel tersebut telah dicuri.
Selain itu, hasil dari galian oleh para pelaku ditutup kembali untuk menghilangkan jejak.
“Ini cukup unik, karena sangat profesional ulah para pelaku ini, dan waktu yang mereka gunakan cukup cepat. beruntung pada saat itu kami melakukan patroli keliling dan amankan 4 orang di tkp dan 3 lainnya kabur,” Kata Kapolsek Puger AKP Eko Basuki teguh, Kamis (05/01/2023).
Eko juga menjelaskan, untuk para pelaku sudah diamankan yaitu atas nama Ahmad Rifai, Misnari, Usman yang beralamat kabupaten Pasuruan, sedang untuk warga sekitar bernama Tomas Tria adalah warga kecamatan Puger tepatnya Desa Mojomulyo.
” Sudah 4 kami amankan di Tkp jalan raya Grenden, dan untuk tiga pelaku lain sudah kami kantongi nama dan alamat lengkap, dan ini kami kejar,” jelas mantan Kasat Shabara tersebut.
Ditanya lebih lanjut, barang bukti apa saja yang diamankan oleh polisi, Kapolsek menerangkan jika ada kabel hasil curian dan juga dua armada angkut serta alat gali tanah dan penjepit kabel.
“Kami amankan barang bukti beberapa gulungan kabel, dan Total kerugian yang disampaikan pihak Telkom kepada kami berkisar hampir 30 juta. Sementara itu kami terus memburu tiga pelaku lainnya yang sudah kami kantongi identitasnya,” tutup Akp Eko Basuki. (Gusti)
