Bondowoso, kuasarakyat.com – Korban kecelakaan maut mobil pikap bernopol P 8347 A di jalan raya Ijen, Desa Gunung Anyar, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, Senin (21/3/2022) lalu bertambah.
Sebelumnya, terdapat lima buruh tani kentang yang meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut dan telah dimakamkan pada Selasa (22/3/2022).
Berita duka kembali tersiar Jumat (25/3/2022) siang dari Rumah Sakit Bhayangkara.
Mustafa (38), warga Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso berpulang ke rahmatullah sekitar pukul 10.30 WIB.
Usai kecelakaan yang melibatkan 27 penumpang di bak terbuka itu, Mustafa mengalami perawatan medis karena kritis, hingga masuk ke ruang ICU.
“Atas nama bapak Mustafa ini mengalami gegar otak berat dan telah dioperasi, namun siang tadi beliau meninggal dunia,” tutur Silvi, penjaga ICU RS Bhayangkara kepada KuasaRakyat.com.
Jenazah akan disemayamkan di rumah duka dan dimakamkan di TPU setempat.
“Pihak keluarga menolak autopsi terhadap jenazah korban dan menerima atas musibah kecelakaan ini,” tuturnya.
Kassubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim AKBP Gathut Bowo sebelumnya bersama tim TAA Polda Jatim menggelar olah TKP, Selasa (22/3/2022).
“Dari hasil olah TKP sementara, diketahui bahwa mobil pikap yang dikendarai Surahman sempat keluar bahu jalan sebelah kiri, lalu kembali ke tengah, terbalik dan terseret 20 meter,” katanya.
Setelah terbalik, kata Gathut, beberapa penumpang pikap ada yang terpental dan juga tertindih bodi pikap.
“Sementara ini polisi belum menetapkan tersangka, karena sopir belum bisa dimintai keterangan sebab cidera leher dan koma,” pungkasnya.
Kapolres Bondowoso, AKBP Wimboko telah menindaklanjuti kasus ini dengan memanggil 20 driver dan pelaku usaha di wilayah setempat.
“Kami berikan edukasi dan sosialisasi bahwa kendaraan bak terbuka tidak boleh mengangkut penumpang. Jadi, khusus untuk angkutan barang,” ujar Wimboko.
Selain itu, puluhan pelaku usaha dan driver itu juga telah menandatangani surat pernyataan untuk taat aturan perundangan lalu lintas.(ad)
