Indeks

FIX, Nasib Ceramah Ustadz Hanan Attaki di Bondowoso Bisa Digelar

Comment3,467 views
  • Share
FIX, Nasib Ceramah Ustadz Hanan Attaki di Bondowoso Bisa Digelar, (Foto Tangkapan layar YouTube/Hanan Attaki.)

Bondowoso, kuasarakyat.com – Forkopimda Bondowoso akhirnya mengeluarkan kebijakan dari kesepakatan bersama tentang rencana ceramah Ustadz Hanan Attaki di Ponpes Al Ishlah, Sabtu (30/7/2022) besok.

Adanya keputusan Forkopimda ini disebut sudah final oleh Kapolres Bondowoso, Jumat (29/7/2022).

Awalnya, Ustadz Hanan Attaki akan menjadi pemateri ceramah di Ponpes Al Ishlah dalam rangka menyambut bulan Muharram.

Tajuk ceramah Ustadz Hanan Attaki itu adalah Konser Langit.

Sebelum di kabupaten Bondowoso, Ustadz Hanan Attaki sebenarnya akan menggelar acara itu di Gresik.

Namun PCNU Gresik menolak Konser Langit Ustadz Hanan Attaki.

Baca Juga:

Rencana Ceramah Ustadz Hanan Attaki Ditolak, Ponpes Al Islah Bondowoso Bagikan Surat LTMNU Gresik, Ini Isinya

Kemudian, panitia bergeser ke Jember dengan konsep ceramah yang sama.

Hasilnya pun sama, yakni penolakan dari PCNU Jember pada Ustadz Hanan Attaki.

Selanjutnya, Ustadz Hanan Attaki direncanakan memberi ceramah ke Situbondo, tepatnya di Ponpes Salafiyah Safi’iyah.

Namun lagi-lagi keputusannya sama, yakni Ustadz Hanan Attaki ditolak berceramah oleh PCNU setempat.

Menjelang pelaksanaan, Kabupaten Bondowoso menjadi selayaknya pendaratan terakhir di momen 1 Muharram.

Ponpes Al Ishlah bakal mengadakan Konser Langit Ustadz Hanan Attaki pada Sabtu, (30/7/2022).

Penolakan dilakukan kali ini bukan oleh PCNU tapi dari PC GP Ansor dan PC PMII Kabupaten Bondowoso.

Baca Juga:

Usai PC GP Ansor, PMII Bondowoso Ikut Layangkan Surat Permohonan Penolakan Tabligh Akbar Ustadz Hanan Attaki

Dari serangkaian peristiwa penolakan itu, dalihnya adalah sebab Ustadz Hanan Attaki disinyalir eks Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

“Maka PC GP Ansor tidak setuju dengan digelarnya acara tersebut. Serta diharapkan Kapolres membatalkan kegiatan tersebut,” harap Ketua GP Ansor Bondowoso, Kapriyanto, Rabu (27/7/2022) lalu.

PC PMII Bondowoso pun mengungkapkan hal yang sama.

Selain mensinyalir Ustadz Hanan Attaki sebagai eks HTI, PC PMII juga menyebut ada riwayat buruk pada ketua panitia pelaksana yakni Ustadz Hutri.

“Rekam jejak Ustadz Hutri sendiri merupakan eks HTI yang pernah ikut menggaungkan HTI di Jember pada tahun 2015 lalu,” kata Ketua PC PMII Kabupaten Bondowoso, Firman Zah.

Selain itu, Ustadz Hutri juga pernah ditolak kedatangannya di Bondowoso.

“Tepatnya di Desa Pejaten disebabkan karena dia disinyalir kuat sebagai eks HTI,” sebutnya.

Kemudian, Forkopimda Bondowoso bermusyawarah menanggapi hal tersebut.

Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko saat dikonfirmasi membenarkan bahwa Forkopimda sudah berada di keputusan final.

“Sesuai dengan kesepakatan dan keputusan bersama Forkopimda, mas,” jawabnya melalui pesan singkat, Jumat (29/7/2022).

AKBP Wimboko menyebut ada 2 poin keputusan yang diambil.

Pertama, acara ceramah atau pengajian tetap berlanjut di Ponpes Al Ishlah tersebut.

“Kita kan gak boleh melarang adanya pengajian,” ucapnya.

Kemudian keputusan kedua yakni Ustadz Hanan Attaki tidak diperbolehkan menjadi pemateri ceramah.

“Ini kesepakatan dan keputusan bersama Forkopimda, saya sekedar menyampaikan saja,” ucapnya.(ad)

Writer: Ahmad
Comment3,467 views
  • Share
Exit mobile version