Situbondo, Kuasarakyat.com – Rumah milik Saniadin, warga Desa Curahsari, Kecamatan Jatibanteng, Situbondo roboh saat hujan disertai angin kencang pada Minggu(31/10/21) malam.
Saniadin mengatakan, sebelum rumahnya roboh, terjadi hujan dan angin kencang. Bahkan tanda-tanda rumah miliknya akan roboh sudah terasa, untuk itu, ia bersama keluarga keluar menyelamatkan diri.
“Bunyi kayu-kayu akan roboh bisa terdengar oleh kami. Sehingga kami semua bisa menyelamatkan diri sebelum rumah roboh,” ucap dia pada Kuasarakyat.com Senin(1/11/21).
Menurut dia, saat hujan deras, ia bersama keluarganya sedang duduk di dalam rumah dengan kondisi hujan lebat. Kemudian, suara kayu mulai terdengar, tanda-tanda rumah akan roboh.
“Setelah saya bersama keluarga berhasil melarikan diri dari dalam rumah, beberapa saat kemudian rumah roboh. Untungnya kami semua bisa selamat dari bencana ini,” jelasnya.
Setelah rumah miliknya roboh, warga sekitar beramai-ramai mendatangi rumah miliknya. Mereka saling membantu untuk membersihkan bongkahan kayu yang patah.
“Warga turut membantu membersihkan kondisi rumah saya yang roboh,” ungkapnya.
Ia juga menghubungi petugas penanggulanganan bencana dan melaporkan insiden rumah miliknya yang roboh akibat cuaca hujan dan angin kencang.
Secara terpisah, Kepala BPBD Kabupaten Situbondo Zainul Arifin mengatakan, kondisi rumah milik korban juga sudah mulai rapuh.
“Bangunan rumah yang terbuat dari kayu milik korban, sebagian sudah banyak yang rapuh. Sehingga pada saat terjadi hujan dan angin, kondisi rumah tidak kuat menahannya,” ucapnya.
Zainul menambahkan, akibat peristiwa yang terjadi, kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta. (Iw/Bs)
