Indeks

Jember Kembali Diterjang Banjir Bandang, Warga Panti Mengungsi Trauma Tahun 2006

Comment17,223 views
  • Share
Warga Sentul Suci yang mengungsi

Jember, kuasarakyat.com – Warga yang tinggal di sepanjang sungai Dinoyo Kecamatan Panti Jember, Kasmi (20/1/2022) malam dihinggapi rasa was-was dan trauma dengan banjir bandang yang menewaskan 200 orang lebih pada tahun 2006, hal ini setelah banjir bandang kembali menerjang wilayah tersebut.

Bahkan Jembatan di Pasar Bunot Panti, yang dulu hancur diterjang banjir bandang tahun 2006, kini kembali terputus, puluhan KK yang tinggal di Sentul Desa Suci Panti, juga mulai mengungsi ke tempat yang aman dan lebih tinggi, hal ini setelah beberapa rumah warga yang berada di pinggir sungai terseret arus banjir.

“Ada puluhan warga yang mengungsi mas, mereka trauma dengan banjir bandang tahun 2006 lalu, apalagi jembatan di Pasar Bunot juga sudah putus, ini saya bersama teman-teman Laskar Tawangalun memantau kondisi sungai di beberapa titik,” ujar Ibud ketua Laskar Tawang Alun Jember.

Sementara dari pantau media ini, banjir bandang tidak hanya terjadi sungai Dinoyo di kecamatan Panti, sungai Jompo yang membelah kota Jember, airnya juga kembali, bahkan rumah Bupati Jember H. Hendy Siswanto yang 3 hari lalu terendam banjir setinggi 1,5 meter, malam ini kembali terkena dampak banjir dengan ketinggian lutut orang dewasa.

“Kondisi debit air sungai jompo semakin tinggi, bahkan ketinggiannya dibandingkan dengan banjir 3 hari lalu, lebih tinggi sekarang,” ujar Abdul Basid warga yang tinggal di Jalan Sentor Prawirodirjo Kaliwates Jember.

Sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak-pihak terkait seperti BPBD Jember, Satlak Bencana, maupun instansi terkait, namun sejumlah warga melaporkan di media sosial, banjir terjadi hampir tersebar di Kabupaten Jember seperti Sukorambi, Panti, Bangsalsari, Tanggul dan Sumberbaru. (Ma)

Writer: Ma
Comment17,223 views
  • Share
Exit mobile version