JEMBER, Kuasarakyat.com – Sebanyak 28 calon jamaah haji asal Jember meninggal dunia sebelum berangkat ke tanah suci. Padahal, jadwal keberangkatan mereka pada tahun 2021. Lalu, bagaimana nasib mereka yang sudah meninggal lebih dahulu.
“28 itu yang mau berangkat sekarang,”kata Kasi Kesehatna Dinas Kesehatan Jember dr Lilik Lailiyah Rabu (9/6/2021).
Menurut dia, jumlah tersebut merupakan laporan dari keluarga pada 36 Puskesmas dari total 50 yang ada di Jember. Menurut dia, laporan tersebut bisa bertambah, sebab beberapa Puskesmas masih melaporkan datanya.
Sementara itu, Kasi Haji dan Umroh Kemenag Jember Ahmad Tholabi menambahkan jumlah calon jamaah haji asal Jember sebanyak 1.822 orang. “Sudah ada tujuh ahli waris yang melaporkan keluarganya meninggal,” tambah dia.
Menurut dia, bila ada calon jamaah yang meninggal sebelum berangkat. Maka porsi keberangkatannya bisa dibatalkan dan bisa dilimpahkan. Kalau uangnya tidak diambil, bisa dilimpahkan pada ahli waris.
“Berarti ahli waris yang berangkat sesuai dengan keberangkatan jamaah yang diganti,” tambah dia.
Dia mencontohkan ada sepasang suami istri yang hendak berangkat, namun mundur setahun yang akan datang. Tapi dalam perjalanan ada yang meninggal. Ahli waris bisa secara otomatis menggantinya.
Sebelumnya diberitakan keberangkatan calon jamaah haji asal Jember tertuda lagi. Padahal, mereka sudah menanti dalam waktu yang cukup lama. Selain itu, juga sudah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).
Keputusan Kemenag 2020 memberikan prioritas pada calon jamaah yang sudah melakukan pelunasan BPIH 2020. Untuk itu, jamaah yang sudah melakukan pelunasan, estimasi keberangkatan pada tahun 2021.
Namun, harapan itu kembali tertunda dengan adanya keputusan pemerintah yang membatalkan keberangkatan pada tahun 2021. Calon jamaah yang jadwalnya berangkat pada tahun 2021, maka estimasi keberangkatan pada tahun 2022.
Selanjutnya begitu, ketika ada jamaah yang estimasi berangkat pada tahun 2022, maka estimasi keberangkatan tahun 2023. “Setahun setelahnya, system kita memang seperti itu,” ujar dia.
