Indeks

Pelaku Pengeroyokan Paseban Berhasil Diringkus, Terungkap Motif Perselingkuhan

Comment2,397 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – Peristiwa pengeroyokan dan penganiayaan yang dilakukan oleh 13 pelaku terhadap Angga Juli Saputra (22) warga Dusun Bulurejo Desa Paseban Kencong Jember, yang terjadi pada Senin (17/7/2023) malam sekira pukul 23.45 menit, akhirnya berhasil diungkap oleh Satreskrim Polres Jember.

Bahkan tidak sampai 24 jam sejak dilaporkan di Mapolsek Kencong, 6 pelaku berhasil diamankan polisi, sedangkan 7 pelaku lainnya yang sudah dikantongi identitasnya, melarikan diri. Tertangkapnya pelaku ini dibenarkan oleh Kapolres Jember AKBP. Moh. Nurhidayat SH. SIK. MM saat ditemui usai pengamanan aksi demo kades Mundurejo di kantor Pemkab Jember.

“Benar, 6 pelaku pengeroyokan berhasil diamankan tim Resmob kami, para pelaku masih usia remaja mulai dari usia 17 tahun sampai 21 tahun, jumlah keseluruhan pelaku ada 13, 7 pelaku lainnya yang sudah kami kantongi identitasnya berhasil melarikan diri,” ujar Kapolres Jember AKBP. Moh. Nurhidayat.

Menurut Kapolres, motif pelaku melakukan pengeroyokan terhadap korban, adalah sakit hati, dimana korban dituding telah berselingkuh dengan SM salah satu istri dari pelaku. “Motifnya sakit hari, karena korban dituding telah berselingkuh dengan SM istri dari salah satu pelaku,” jelasnya.

 

BACA BERITA TERKAIT : https://kuasarakyat.com/pemuda-dijember-jadi-sasaran-pembacokan-diduga-pelaku-berjumlah-belasan-orang/

Adapun 6 pelaku yang berhasil diamankan diantaranya Ikrom, Khoirul Anam, Imam Fahroni, MA, AM dan AS, yang semuanya warga Dusun Krebet Desa Gumukmas Kecamatan Gumukmas Jember, sedangkan 7 pelaku lainnya yang juga masih satu dusun dengan pelaku yang berhasil diamankan, diantaranya ID (19), DN (17), DV (17), WH (20), RD (17) dan SH (20) warga Dusun Jatiagung Desa Gumukmas Jember.

“Pelaku kami jerat dengan pasal 170 ayat 2 ke1e, 2e KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP, ancaman penjaranya diatas 5 tahun,” pungkas Kapolres.

Seperti diberitakan sebelumnya, Angga Juli Saputra, warga Dusun Bulurejo Desa Paseban, menjadi korban pengeroyokan oleh belasan pemuda, usai mendapat telepon dari seorang perempuan yang diketahui adalah SM, dimana dalam telponnya SM menyuruh korban untuk keluar menemui dirinya di perempatan yang tidak jauh dari rumahnya.

Saat tiba di lokasi yang ditunjuk oleh SM, ternyata para pelaku sudah berkumpul, yang diawali oleh Ikrom yang menanyakan perihal hubungan korban dengan SM, keduanya sempat terjadi cekcok, namun tiba-tiba Ikrom berteriak pukul, dan seketika, belasan pemuda lainnya melakukan pemukulan dan penganiayaan. (Ma)

Comment2,397 views
  • Share
Exit mobile version