Indeks

Perajin Songkok Putih di Banyuwangi Laris Manis diburu pembeli jelang Lebaran Haji

Comment636 views
  • Share

Banyuwangi, kuasarakyat.com – Perajin peci putih atau songkok putih haji yang ada di Dusun Cangaan, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, mengaku terjadi peningkatan penjualan peci selama jelang lebaran Idul Adha tahun 2025. Pesanan melonjak hingga hingga tiga kali lipat dibandingkan hari biasanya.

Iqbal Adib, (30) perajin peci, di Desa Genteng Kulon mengatakan pesanan pada bulan-bulan biasa rata-rata 1300 buah. Namun jelang lebaran Haji meningkat tajam hingga 4000 buah.

“Sudah biasa pemesanan peci ini meningkat tiap lebaran Haji. Bisa mencapai tiga kali lipat dibandingkan hari biasanya,” katanya Rabu (28/05/25).

Iqbal menyebutkan pesanan tak hanya dari dalam Banyuwangi saja melainkan dari luar daerah. Mulai dari Kota Surabaya, Madura, dan Jakarta.

“Ada juga pesanan dari luar Jawa. Diantaranya Sumatera, Sulawesi hingga Kalimantan Selatan,” tambahnya.

Peningkatan pesanan ini, lanjut dia sudah di prediksi dan akan terjadi setiap tahun. Sehingga untuk mengantisipasi kekurangan stok barang peci putih, usaha rumahan ini sudah menambah jumlah tenaga kerja.

“Jauh-jauh hari sudah nambah karyawan supaya pesanan bisa diselesaikan tepat waktu. Dua bulan sebelumnya kami lakukan penambahan karyawan,” terangnya.

Selain perajin, pedagang peci turut ketiban sampur jelang lebaran Idul Adha. Hasan pedagang peci di Desa/Kecamatan Cluring mengatakan peningkatan penjualan lazim terjadi ketika lebaran Haji datang.

Ia menambahkan, keuntungan yang didapatnya meningkat dua kali lipat hari-hari biasa.

“Omzetnya bisa mencapai Rp500 ribu per hari, biasanya menjelang lebaran permintaan akan meningkat lagi,” kata Hasan.

Meski terjadi peningkatan omzet, Hasan tak semerta-merta menaikkan harga jual. Ia memilih mempertahankan untung kecil ketimbang besar akan tetapi risiko kehilangan pelanggan.

“Walaupun penjualan meningkat tetapi saya tidak menaikkan harga barang dagangan. Hitung-hitung juga cari pelanggan baru,” ujarnya.

Sementara Azzam (35), pembeli songkok haji asal desa Kebondalem, kecamatan Bangorejo, mengatakan dirinya sudah langganan setiap tahun membeli songkok di tempat ini.

“Saya sudah langganan membeli songkok haji, jelang lebaran haji. Barangnya bagus dan harganya murah” ucapnya.

Untuk harga ecer satu songkok putih, dibandrol dengan harga 20.000 rupiah. Sementara jika membeli grosir, pembeli mendapat harga lebih murah yakni 17.500 rupiah per buah. (CZ)

Comment636 views
  • Share
Exit mobile version