Indeks

Petani Situbondo Tersambar Petir Saat Ada di Sawah, Begini Kronologinya

Comment17,180 views
  • Share

Situbondo, Kuasarakyat.com – Budiyadi (44) , warga Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan meninggal dunia setelah tersambar petir di sawah miliknya pada Kamis(25/11/21).

Kronologi kejadian itu berawal saat Budiyadi bersama dua petani yakni Atmojo (60) dan Muji (40) sedang memupuk lahan pertanian miliknya. Ketika aktivitas berlangsung, hujan turun disertai petir.

Saat itulah, korban yang sedang bekerja memupuk sawahnya tiba-tiba tersambar petir dan langsung meninggal dunia di tempat. Dua teman lainnya segera memanggil warga sekitar untuk meminta pertolongan.

“Korban yang tersambar petir langsung meninggal di tempat. Satu temannya, Atmojo yang jaraknya dekat dengan korban turut terkena juga, dan saat ini menjalani perawatan di RSU dr Abdoer Rahem Situbondo,” kata camat Panarukan Adik Supriyadi Kamis(25/11/21).

Menurut dia, Atmojo masih menjalani perawatan dirumah sakit, dan keadaannya membaik, hanya mengalami luka lecet di bagian kakinya.

“Sedangkan satu temannya lagi yakni Muji selamat. Karena jaraknya jauh dengan korban. Namun saat ini juga menjalani pemeriksaan dibrumah sakit yang sama, sebab masih mengalami trauma,” jelasnya.

Kapolsek Panarukan, Situbondo Iptu Efendi Nawawi mengatakan, setelah pihaknya menerima laporan, kemudian segera memastikan bahwa korban meninggal karena tersambar petir.

“Setelah dilihat, korban seperti mengalami luka bakar, akibat tersambar petir. Kemudian korban dibawa kerumahnya untuk segera dimakamkan,” ucap dia. (Iw/Bs)

Writer: IwEditor: Bs
Comment17,180 views
  • Share
Exit mobile version