Jember, kuasarakyat.com – Sebanyak puluhan anak muda dan masyarakat, mengikuti Talkshow bertajuk “Membangun Wanita Berdikari yang Nyaman Bertransportasi Kereta Api” yang di gelar Komunitas Railfans Daop 9 Jember (KRD9 Jember) menggandeng PT KAI Daop 9 Jember.
Acara tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT KAI yang bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan pelecehan seksual, khususnya di lingkungan stasiun dan di dalam kereta api.
Dalam acara Talkshow yang bertempat di halaman Stasiun Jember, Jalan Wijaya Kusuma, Kelurahan Jemberlor, Kecamatan Patrang, Jember tersebut. Dihadiri oleh 50 peserta, diantaranya mahasiswa, siswa-siswi SMA/SMK serta masyarakat.
Juga hadir Wakil Bupati Jember Djoko Susanto, jajaran Polres Jember, dan perwakilan Kodim 0824 Jember, sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan kolektif mencegah pelecehan seksual di transportasi publik.
Wakil Bupati Jember Djoko Susanto sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan PT KAI tersebut. Ia juga berharap kegiatan edukasi terkait pencegahan pelecehan seksual terhadap perempuan juga harus dikembangkan. Bahkan bukan hanya di lingkungan kereta api.
“Artinya sekabupaten Jember dan itu adalah tugas kami tentunya dengan melibatkan semua stakeholder dan masyarakat. Karena kita tidak bisa bicara keamanan hanya berhenti pada petugas, tapi secara keamanan adalah tugas kita bersama. Dan semoga apa yang sudah di awali oleh PT KAI Daop 9 Jember, bisa terus kita kembangkan di Kabupaten Jember,” ujarnya disela acara, Rabu (11/06/2025).
Lanjut Djoko, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan stakeholder dan elemen masyarakat. Terkait upaya mengatasi pelecehan seksual terhadap perempuan.
“Sehingga perlindungan terhadap perempuan, keamanan terhadap perempuan bisa tercipta di Kabupaten Jember,” ungkapnya.
Sementara itu, Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember Cahyo Widiantoro mengatakan, acara tersebut merupakan salah satu upaya PT KAI. Dalam menjadikan transportasi kereta api aman dan nyaman, khususnya bagi perempuan.
“Jadi PT Kereta Api Indonesia Daop 9 Jember, ini kan memang penyelenggara sarana perkeretaapian. Dan selaku Badan Usaha Penyelenggara Sarana, tentunya kami harus menjamin keamanan maupun kenyamanan setiap penumpang,” ujarnya.
“Maka dari itu memang rasa aman dan nyaman ini harus kita jamin selama perjalanan, baik itu dari berangkat di perjalanan hingga tiba di stasiun tujuan,” sambungnya.
Cahyo juga mengatakan, dalam aspek keamanan sendiri. PT KAI Daop 9 Jember juga sudah melengkapi CCTV aktif di dalam kereta maupun di Stasiun.
“Lalu untuk petugas kereta api, kami ada Polisi Khusus KA (Polsuska), untuk selalu mengamankan perjalanan kereta api,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Cahyo, juga terdapat fitur baru “Femele Seatmap” yang tentunya lebih aman dan nyaman bagi para penumpang perempuan.
“Jadi perempuan penumpang wanita ini dapat memilih tempat duduk untuk nanti sebelahan dengan penumpang wanita. Jadi ini untuk menjamin rasa aman dan ini bisa diakses melalui aplikasi Access by KAI,” ulasnya.
Cahyo juga mendorong kepada masyarakat terutama penumpang kereta api, jika melihat ataupun menjadi korban pelecehan seksual di lingkungan kereta api, untuk segera melapor kepada petugas.
“Kami siap untuk melakukan pendamingan dan melakukan proses secara hukum. Dan penumpang yang terbukti melakukan pasti akan kami kenakan blacklist sesuai dengan ketentuan perusahaan,” pungkasnya.
