Indeks

Terkait Kematian Siswa SMK 2 Jember, Kapolres : 6 Saksi sudah kami periksa untuk dimintai keterangan

Comment5,968 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – Kematian RS (16) siswa kelas X SMK Negeri 2 Jember yang ditendang oleh teman satu sekolahnya, terus diselidiki oleh pihak Polres Jember untuk dicari motfi dari pelaku yang saat ini sudah diamankan Satreskrim Polres Jember.

Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH, saat dikonfirmasi wartawan usai menggelar FGD dengan perguruan silat di Hotel Dafam Fortuna Jember pada Rabu (24/8/2022) mengatakan, bahwa saat ini pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan.

Selain mengamankan pelaku, pihaknya juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi dari siswa. “Ada 6 saksi dari siswa yang sudah kami periksa untuk dimintai keterangan, 6 siswa ini yang mengetahui langsung kejadian saat pelaku menendang korban,” ujar Kapolres Jember AKBP. Hery Purnomo SIK. SH.

Ketika ditanya motif dari pelaku melakukan penganiayaan terhadap korban apakah soal persilatan atau urusan asmara, Kapolres menyatakan, bahwa pihaknya masih mendalami dan memeriksa pelaku, namun andai pelaku anggota perguruan silat, pihaknya juga tidak sepakat insiden di SMK N 2 Jember dikaitkan dengan perguruan silat.

“Kalau misal pelaku seorang pesilat, ya tetap jangan dikaitkan dengan perguruan silatnya, saat ini pelaku masih kami periksa kok, tunggu saja nanti akan kita rilis hasilnya, yang jelas secepatnya teman-teman akan kita kabari,” ujar Kapolres.

Baca Juga:

Siswa SMKN 2 Jember Korban Penganiayan Teman Sekolah, Ternyata Anak Yatim Sejak Kelas 2 SD

Sementara sumber terpercaya di Kepolisian menyatakan, jika motif pelaku melakukan tendangan terhadap korban, adalah masalah asmara, dimana pelaku tidak terima korban mengganggu pacarnya.

“Dari pengakuan sementara pelaku ini sakit hati terhadap korban, karena korban dianggap telah menggangu pacarnya, sehingga melampiaskan kemarahannya dengan menendang bagian belakang leher korban, tapi pengakuan pelaku ini masih akan dibandingkan dengan keterangan saksi-saksi lainnya,” ujar sumber di Kepolisian.

Seperti diketahui, Selasa (23/8/2022) siang, siswa di SMK N 2 Jember meninggal dunia setelah mendapat tendangan dari salah satu siswa yang masih dalam satu sekolah, korban yang saat itu berada di dalam kelas pada jam istirahat dipanggil oleh pelaku, kemudian pelaku mengajak korban salaman dan tidak lama setelah itu terjadi cekcok.

Korban pun berusaha untuk tidak menanggapi pelaku dengan berniat kembali ke dalam kelas, namun rupanya pelaku tidak terima dan menendang korban hingga korban tersungkur. Korban sempat dibawa ke UKS namun karena kritis korban dilarikan ke RS dr. Soebandi Jember, namun meninggal dunia saat dalam perjalanan.

Pelaku sendiri saat ini sudah diamankan oleh pihak kepolisian dan sedang menjalani pemeriksaan di Unit PPA Polres Jember. “Benar pelaku sudah kami amankan di rumahnya, saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan yang dilakukan oleh Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak), karena pelaku masih dibawah umur, pelaku sendiri pasca kejadian tidak melarikan diri, hanya pulang karena ketakutan, saat ini kami masih memeriksa pelaku untuk mencari tahu motif dari penganiayaan yang dilakukan,” pungkas Kasatreskrim. (Ma)

Writer: Makrus
Comment5,968 views
  • Share
Exit mobile version