JEMBER, Kuasarakyat.com – Jumlah anak yang terpapar Covid-19 di Kabupaten Jember sebanyak 486 orang. Bahkan, dari jumlah tersebut, dua anak meninggal dunia. Mereka tertular Covid-19 tanpa ada gejala apapun.
“Sejak wabah Covid-19 melanda sampai sekarang, 486 anak tertular,” kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Jember Dr Alfi Yudisianto Selasa (15/6/2021).
Menurut dia, anak yang terpapar Covid-19 itu tersebar di berbagai kecamatan yang ada di Jember. Alfi menilai anak-anak itu tertular dari keluarga yang dinyatakan Covid-19. Kemudian ketika sedang bermain dengan tetangga.
Alasannya, di masa pandemi, anak-anak banyak menghabiskan waktu di rumah dan lingkungan sekitar. Karena pembelajaran belum digelar tatap muka, namun masih secara online.
Dia menambahkan anak yang tertular virus corona itu diketahui setelah dilakukan tes swab. Bila ada keluarga yang dinyatakan tertular Covid-19, maka dilakukan tracing dan tes swab. Darisanalah, ditemukan anak ikut terpapar.
Dia menjelaskan dua anak yang meninggal memang karena covid-19itu tidak memiliki penyakit bawaan. Mereka meninggal dunia karena virus yang ada dalam tubuh itu sendiri.
“Penanganan terhadap anak yang terpapar Covid-19 sama dengan orang dewasa. Tidak ada perlakuan khusus,” jelas dia.
Mereka yang terpapar dan tanpa gejala, di isolasi di rumah masing-masing. Namun, bila mengalami gejala, diisolasi di rumah sakit.
Alfi menghimbau agar masyarakat terus memakai masker, menjaga jarak hingga rajin mencuci tangan. Sebab, penularan virus tersebut tidak diketahui secara kasat mata.
