Jember, kuasarakyat.com – Digadang gadang hanya satu pasangan calon saat Pilkada Kabupaten Jember karena mayoritas partai politik mengusung Muhammad Fawait – Djoko Susanto.
Berubah saat situasi yang muncul pasca keputusan PDI-P yang resmi mengusung pasangan calon Hendy Siswanto – KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman.
Kepastian majunya Hendy – Gus Firjaun melalui surat DPP PDI-P nomor: 1462/ KPTS/ DPP/ VIII/ 2024 tertanggal 26 Agustus 2024 yang ditandatangani Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dengan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto.
“Rekomendasi yang sudah terbit itu kita sambut, kita amankan, dan kita menangkan sesuai intruksi Ketua Umum PDI Perjuangan,” kata Sekretaris Umum DPC PDI-P Jember, Widarto, Selasa, (27/8/2024).
Widarto mengatakan bahwa PDI-P dengan perolehan 16 persen suara sah Pileg 2024 sudah memenuhi syarat mengusung pasangan calon kepala daerah pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang merubah ambang batas pencalonan Pilkada.
Kabupaten Jember yang berpenduduk diatas 1 juta jiwa berlaku ketentuan terbaru bahwa partai politik pengusung kandidat Bupati dan Wakil Bupati hanya butuh minimal 6,5 persen suara sah.
“Kita berkoalisi dan berjuang bersama rakyat. Tidak ada keraguan bagi PDI Perjuangan meskipun sendirian, tapi didukung penuh oleh kekuatan rakyat. Masyarakat akan memilih berdasarkan prestasi yang sudah dikerjakan,” ujar mantan aktivis mahasiswa ini.
Bupati petahana Hendy Siswanto menyatakan, rekomendasi PDI-P sebagai sikap ideologis yang tegas mengawal demokrasi. PDI-P yang bersedia mengusungnya sudah berarti sikap yang bertujuan untuk membuka terjadinya pilihan majemuk saat Pilkada.
“Saya dan Gus Firjaun menerima rekom hampir subuh diberikan langsung oleh Ibu Megawati Soekarnoputri. Kami bersyukur PDI-P memberikan kepercayaan ini. Jadi, kami tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Kami siap lanjutkan perjuangan ini demi rakyat Jember,” kata Hendy.
Hendy menyampaikan, bersama Gus Firjaun bakal terus menambah dukungan secara organik dari masyarakat. Ia membeberkan strategi yang digunakan melalui pendekatan yang inklusif.

“Kami komitmen untuk selalu hadir melayani kepentingan publik kepada semua masyarakat Jember tanpa melihat latar belakang atau status sosial. Karena, pada hakekatnya kami ini menyatu dengan rakyat,” tutupnya. (Gusti)







