Remaja SMP Meninggal Tenggelam di Sungai Kedung Bendo Banyuwangi

Comment152 views
  • Share

Banyuwangi, Kuasarakyat.com – Insiden tragis menimpa seorang remaja SMP berinisial FNS di aliran Sungai Kedung Bendo, Dusun Krajan 1, Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Jumat (03/04/26) sore. Korban ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di dasar sungai dengan kedalaman sekitar empat meter.

Pihak kepolisian dari Polsek Genteng mengonfirmasi kejadian tersebut. Anggota Polsek Genteng, Aipda George Arjuna Sandi, membenarkan adanya laporan remaja tenggelam yang kemudian ditindaklanjuti dengan proses pencarian di lokasi kejadian.

“Benar, kami menerima laporan insiden tersebut. Kami bersama warga kemudian mengevakuasi korban menuju rumah duka,” ujar Aipda George Arjuna Sandi, Jumat (03/04/26).

Peristiwa bermula sekira pukul 16.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi mata, Sutris, yang merupakan penambang pasir setempat, korban awalnya sedang berenang bersama lima orang temannya menggunakan ban bekas mobil.

“Saya lihat korban berenang bersama teman-temannya pakai ban. Tiba-tiba ban milik korban mendadak oleng dan terbalik,” ungkap Sutris.

Nahas, saat ban terbalik, korban diduga tidak mampu menyelamatkan diri dan sempat terjepit di antara bebatuan padas di dasar sungai sebelum akhirnya hilang tenggelam. Proses pencarian oleh warga bersama petugas kepolisian berlangsung selama kurang lebih satu jam.

Identitas korban terkonfirmasi sebagai FNS, seorang remaja SMP asal Dusun Polean, Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari. Korban diduga kuat tenggelam saat sedang asyik berenang bersama rekan-rekannya di titik sungai yang cukup dalam tersebut.

“Korban merupakan warga Tamansari, Kecamatan Tegalsari. Korban diduga tenggelam saat berenang di sungai tersebut,” tambah Aipda George.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah FNS langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Berdasarkan keterangan warga, korban sempat memancing di area tersebut sebelum memutuskan untuk mandi di sungai. Jenazah korban telah dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) dusun setempat pada Jumat malam selepas salat Maghrib. (CZ)

Comment152 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.