Pelaku Pembunuhan Umbulsari Meninggal Dunia

Comment6,956 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – AK alias Imam Hakiki (27) warga Karangtengah Umbulsari Jember, yang juga pelaku pembunuhan atas meninggalnya Amanu (57) dan Syafi’i ayahnya sendiri, Rabu (11/6/2025) malam, akhirnya meninggal dunia menyusul korbannya.

BACA JUGA : https://kuasarakyat.com/pelaku-pembunuhan-umbulsari-meninggal-dunia/

Kebenaran meninggalnya pelaku ini didapat media ini dari cerita Choirul yang juga warga sekitar, saat dihubungi media ini pada Kamis (12/6/2025) pagi.

“Iya mas, tadi malam Kiki meninggal dunia, sekitar jam 8, cuma jenazah kata keponakannya masih dirumah sakit dan belum dibawa pulang,” ujar Choirul tetangga korban dan pelaku Kamis (12/6/2025).

Choirul menambahkan, bahwa kemarin pihak keluarga dihubungi oleh rumah sakit, bahwa untuk mengobati luka tembak diperutnya, keluarga disuruh menyiapkan uang sekitar Rp. 50 juta.

“Karena kondisi yang masih berkabung, juga masih shock, keluarga tidak bisa menyiapkan dana Rp. 50 juta, sehingga pasrah apapun yang terjadi pada pelaku,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga lingkungan Karangtengah Dusun Sumberjo Umbulsari, pada Selasa malam digegerkan dengan peristiwa berdarah, 4 orang menjadi korban, 2 diantaranya meninggal dunia.

Keempat korban yakni Amanu (57) tetangga sekaligus mantan juragan pelaku, serta Syafi’i ayah pelaku meninggal dunia ditempat, sedangkan paman pelaku yang diketahui bernama Sanimin (65) tahun serta Farida (23) istri pelaku mengalami luka luka, ironisnya, istri pelaku saat ini tengah hamil 8 bulan.

Sementara untuk mengamankan pelaku sendiri, polisi terpaksa mengeluarkan timah panas dua kali di kaki pelaku, karena pelaku mengancam warga dan petugas.

“Kami berhasil mengamankan pelaku dan langsung kami bawa ke Mako Polsek Umbulsari untuk menjalani pemeriksaan secara mendalam. Untuk motif dan modus pelaku kami masih belum bisa memberikan keterangan,” ungkap AKP Dian Eko Kapolsek Umbulsari.

Pihaknya juga menerjunkan tim Inafis (Indonesia Automatic Fingerprint Identification System) Satreskrim Polres Jember untuk melakukan olah TKP.

“Kami juga tengah menerjunkan Tim Inafis Polres Jember, untuk mencari dan menggali bukti bukti baru termasuk cara pelaku melakukan aksi keji tersebut,” ujar Kapolsek.

Sedangkan motif dari dari peristiwa berdarah ini sendiri, polisi masih mendalami, dan belum bisa menyimpulkan, dikarenakan pelaku yang masih dalam perawatan yang kemudian meninggal dunia. (Ma)

Comment6,956 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.