Jember, Kuasarakyat.com – Kehebohan terjadi di Dusun Krajan, Desa Menampu, Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember saat ditemukannya sesosok mayat laki-laki di area persawahan milik pengairan (tanah berem) pada Sabtu (17/01/2026) siang.
Korban adalah bernama Waris (56), seorang buruh tani asal Dusun Kedunglengkong, Desa Menampu. Jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar pukul 12.30 WIB dalam posisi tergeletak di pinggir sawah.
Berdasarkan informasi dilapangan, kejadian bermula saat korban bersama rekan-rekannya mulai bekerja mencabut benih padi di sawah milik H. Sarofah di Dusun Sumberan sekitar pukul 06.30 WIB. Namun, sekitar pukul 11.00 WIB, korban sempat mengeluh sakit pada bagian dada kepada rekan kerjanya.
“Korban berpamitan untuk mencari rumput dan meninggalkan lokasi cabut benih. Tak lama kemudian, warga melihat ada kerumunan di sawah sebelah barat (Dusun Krajan) dan mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” tulis saksi dalam laporan kepolisian.
Saksi di lokasi, Ketang (67) dan Jurumi (65), awalnya mengira korban sedang tertidur di pinggir sawah. Namun, saat mencoba dibangunkan, korban sudah tidak bernapas dan tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Hasil Pemeriksaan dan Riwayat Penyakit
Kapolsek Gumukmas, IPTU Edi Santoso, S.H., bersama tim unit Reskrim dan petugas medis dari Puskesmas Gumukmas segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan evakuasi.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit sesak napas. Pihak keluarga menyatakan keberatan untuk dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.
“Keluarga korban sudah membuat surat pernyataan penolakan otopsi. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman,” ungkap petugas.
Dalam kejadian ini, pihak kepolisian tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban maupun barang bukti yang mencurigakan di lokasi kejadian. (Gusti)











