Pedagang di Genteng Banyuwangi Ditemukan Tewas Gantung Diri di Dalam Rumah

Comment144 views
  • Share

Banyuwangi, Kuasarakyat.com – Warga Dusun Sumberwadung, Desa Kaligondo, Kecamatan Genteng, Banyuwangi digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia akibat gantung diri di dalam rumahnya, Senin (25/05/26) siang.

Korban diketahui bernama Salamun (70), seorang pedagang warga setempat. Korban ditemukan tergantung menggunakan tali tampar warna biru yang diikatkan pada balok cor atap rumah dengan ketinggian sekitar empat meter dari lantai.

Kapolsek Genteng Kompol Edy Priswanto melalui Kanit Reskrim Polsek Genteng Ipda Sujarwadi mengatakan, peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 12.15 WIB.

“Korban ditemukan pertama kali oleh tetangga setelah mendengar teriakan minta tolong dari istri korban,” ujar Ipda Sujarwadi.

Saat itu, saksi bernama Nuryanto (44) baru pulang bekerja dan mendengar suara tangisan serta teriakan minta tolong dari dalam rumah korban. Saksi kemudian bergegas masuk dan melihat korban sudah dalam posisi tergantung di dalam rumah.

“Saksi bersama warga langsung berusaha menurunkan korban karena saat itu korban disebut masih bernapas,” jelasnya.

Warga kemudian memanggil tenaga medis untuk memberikan pertolongan. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Petugas Polsek Genteng bersama tim medis dari Puskesmas Genteng Kulon langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Ipda Sujarwadi.

Dari hasil penyelidikan sementara, korban diduga nekat mengakhiri hidup karena mengalami depresi akibat penyakit komplikasi yang telah lama diderita dan tidak kunjung sembuh.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban memang memiliki riwayat sakit komplikasi dan diduga mengalami tekanan psikologis,” ungkapnya.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu juga diperkuat dengan surat pernyataan resmi dari keluarga korban.

Meski demikian, polisi tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan motif dan latar belakang kejadian tersebut.

“Untuk sementara dugaan mengarah pada bunuh diri murni, namun proses penyelidikan tetap kami lakukan,” pungkas Ipda Sujarwadi. (CZ)

Comment144 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.