JEMBER, kuasarakyat.com – Anggota DPRD Jember yang positif Covid-19 menyebabkan kantor wakil rakyat memberlakukan semi lockdown hingga Senin mendatang. Selain itu, ratusan orang termasuk wartawan yang menjalani peliputan saat sidang paripurna harus menjalani rapid Antigen.
Untuk mengantisipasi penularan, PMI Jember melakukan menyemprot kantor organisasi wartawan di Jember dengan disinfektan. Penyemprotan pertama dilakukan di sekretariat IJTI Tapalkuda, kantor jurnalis televisi ini disterilkan dengan penyemprotan disinfektan pada semua ruangan yang ada termasuk tempat jurnalis mengetik dan mengedit karya jurnalistik.
“Ini merupakan respon cepat dari PMI Jember dalam melakukan penyemprotan disinfektan di tempat umum termasuk kantor IJTI dari berbagai kalangan masuk disini. Ini penting untuk antisipasi penyebaran covid 19 varian baru tidak meluas,” ujar Mahfud Sunarjie, Sekretaris IJTI Tapalkuda, Rabu (23/06/21).
Selain kantor IJTI, sasaran penyemprotan juga dilakukan di kantor PWI Jember di Jalan Anggrek No 11, di kantor PWI penyemprotan disinfektan tidak hanya dilakukan didalam ruangan, tapi juga di halaman kantor.
“Penyemprotan disinfektan sangat penting untuk mencegah penularan covid 19, apalagi dengan profesi kita jurnalis yang setiap hari bertugas dilapangan sangat membutuhkan penyemprotan disinfektan,“ tutur ketua PWI Jember Sigit Edi Maryanto
Selain dua kantor organisasi wartawan, relawan PMI Jember juga menyisir beberapa kantor media media lokal untuk melakukan sterelisasi, salah satunya Jember1tv. Seluruh ruangan mulai dari ruang administrasi, redaksi hingga studio semuanya disemprot disinfektan.
“Setiap hari saya himbau agar jurnalis kita untuk mengikuti protokol kesehatan serta meminta untuk menyajikan edukasi pada masyarakat, karenanya saya ucapkan terima kasih pada PMI Jember yang telah melakukan penyemprotan ditempat kami,” kata Imam Zainuri, Direktur Jember Vision.
Sementara ketua PMI Jember EA. Zaenal Marzuki mengatakan pihaknya memberikan layanan kepada seluruh masyarakat, dan saat mendengar adanya wartawan yang harus menjalani tes usap di gedung DPRD Jember, pihaknya langsung meresponnya.
“Kita tetap pada fungsinya melayani setiap hal yang memang dibutuhkan oleh masyarakat, maka kami PMI akan tetap melayani masyarakat melakukan penyemprotan disiinfektan, pertama atas permintaan dan kedua jika ada cluster kami akan lakukan penyemprotan,” pungkasnya.








