Penyidikan Kasus Penipuan Bisa Masuk PNS oleh Oknum lapas Jember Dihentikan

Comment1,192 views
  • Share
Foto Ilustrasi sumber: pexels.com
Foto Ilustrasi sumber: pexels.com

JEMBER, Kuasarakyat.com – Penyidikan kasus penipuan dengan modus menjanjikan orang lain bisa masuk PNS dihentikan oleh penyidik Polsek Bangorejo Banyuwangi. Penipuan tersebut dilakukan oleh oknum pegawai Lapas Kelas II A Jember pada warga Banyuwangi.

“Saya sudah dapat informasi itu (Penyidikan dihentikan), tanya ke kepolisian, tapi itu hak penyidik,”kata Kepala Lapas Kelas II A Jember Yandi Suyandi saat dikonfirmasi Senin (28/6/2021).

Pihak Lapas tidak memiliki kewenangan terkait pemberhentian penyidikan tersebut. Ketika dirinya bertanya alasannya, jawaban yang diperoleh karena pelapor sudah mencabut laporannya dan berakhir damai.

“Karena pihak pelapor sudah mencabut, kedua sudah damai, sudah dibayar atau apa gitu,” ungkap dia. Pihaknya tidak bisa ikut campur terkait masalah itu karena merupakan kewenangan penyidik.

Selama ini, WDP sendiri sudah ditarik dan ditugaskan ke Kanwil Kemenkunham Jawa Timur untuk sementara. Sambil diperiksa oleh pusat dan Kanwil. “Dia ditarik sementara di kantor wilayah sambil menunggu proses lebih lanjut dari pusat,” tambah dia.
Sementara itu, itu AKP Mujiono Kapolsek Bangorejo Polres banyuwangi membenarkan pemberhentian penyidikan kasus tersebut. Aalasannya karena uangnya yang diduga untuk menipu sudah dikembalikan.
“Sudah (SP3), karena sudah kembalikan semua,” ujar dia. Pelapor mencabut laporannya dan memberikan surat pernyataan. SP3 dikeluarkan dari Polres melalui Polsek Bangorejo

Sebelumnya diberitakan WDP merupakan kepala keamanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Jember. Dia diamankan oleh polisi sektor Bangorejo Banyuwangi pada 3 mei 2021 lalu. alasannya dia dilaporkan menipu warga Banyuwangi.

WDP diduga melakukan penipuan dengan cara merayu korban agar menjadi PNS di wilayah Kementrian hukum dan HAM. Tapi syaratnya harus membayar dulu senilai ratusan juta. (Bs)

Comment1,192 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.