JEMBER, kuasarakyat.com – Pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diberlakukan mulai hari ini 3 Juli hingga 20 Juli 20201 mendatang. Sejumlah tokoh masyarakat di Jember memberikan tanggapan terkait kebijakan tersebut dalam acara sosialiasi pada Jumat (2/7/2021) malam Pendopo Wahyawibawa Graha.
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) kabupaten Jember Hawari Hamim meminta agar Bupati Jember menerbitkan Surat Edaran (SE) yang menyangkut aspek keagamaan, terutama dalam persiapan Hari Raya Idul Adha.
Tidak hanya itu, DMI juga mendukung jika mall ditutup sama seperti tempat ibadah. “Kami minta agar Bupati menerbitkan SE, terutama dari aspek keagamaan perlu ada penekanan, bagaimana mempersiapkan Hari Raya kurban saat pemberlakuan PPKM Darurat, selain itu kami juga setuju mall ditutup sama seperti tempat ibadah,” kata Hawari .
Hal yang sama juga disampaikan oleh tokoh muda NU HM. Ayub Junaidi. Dia mengatakan pemkab perlu menyegerakan penyaluran bantuan kepada masyarakat. “Jika ada alokasi bantuan agar disegerakan diberikan kepada masyarakat terdampak,” ujar Cak Ayub.
FX Yiddi Purwa Mardianta Humas Gereja Katolik Santo Yusup Jember, mendukung Instruksi dari Mendagri terkait pelaksanaan PPKM Darurat, menurutnya Intruksi tersebut bisa menjadi payung hukum umat Katolik dalam menjalankan ibadah.
“Kami mendukung adanya Instruksi dari Mendagri, karena hal ini bisa menjadi payung hukum bagi kami untuk menjalankan ibadah secara live streaming,” ucap Yiddi.
Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB), DR Abdul Muis Sonhaji, menilai kondisi masyarakat saat ini terbagi menjadi 3 kelompok. Pertama tidak percaya, tidak peduli dan peduli prokes. Dengan terbaginya kelompok masyarakat ini, FKUB menilai Intruksi Mendagri perlu disosialisasikan sampai ke tingkat RT RW.
“Masyarakat harus diberi pemahaman, dan berikan kesempatan kepada mereka untuk menjelaskan dengan konsep bukan membebani tetapi menyelamatkan masyarakat,” ucap Kyai Muis.
Bupati Jember Hendy Siswanto merespon dan sudah membuat surat edaran terkait PPKM Darurat. Dalam SE Bupati Jember itu lebih menekankan agar masyarakat lebih banyak berdoa menurut keyakinan dan imannya masing-masing.
“Kalau PPKM Darurat ini kita lakukan dengan benar maka saya yakin Covid-19 akan bisa dikendalikan lagi,” terang dia. (Ma/Bs)










