4 Hari Tak Terlihat, Warga Temukan Pria di Purwoharjo Banyuwangi Meninggal Diduga Tersengat Listrik

Comment29 views
  • Share

Banyuwangi, Kuasarakyat.com – Seorang pria ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi. Korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik saat memperbaiki stopkontak di kandang ayam.

Korban diketahui berinisial HW (43), warga Desa Kradenan. Jasad korban ditemukan pada Senin (10/08/26) sekitar pukul 20.00 WIB setelah warga mencari keberadaannya yang sudah empat hari tidak terlihat.

Kapolsek Purwoharjo Iptu Agus Suhartono mengatakan, penemuan jasad bermula ketika salah seorang warga menghubungi kepala dusun karena korban sudah beberapa hari tidak terlihat.

“Awalnya ada warga yang menghubungi kepala dusun dan menanyakan keberadaan korban karena sudah sekitar empat hari tidak terlihat. Kemudian beberapa warga mendatangi rumah korban,” ujar Agus, Selasa (11/08/26).

Saat tiba di rumah korban, warga sempat memanggil dari luar, tetapi tidak mendapatkan jawaban. Pintu rumah juga dalam kondisi terkunci.

“Karena tidak ada jawaban dan dari dalam rumah tercium bau yang menyengat, kemudian dilakukan pengecekan dengan membuka akses pintu menggunakan tangga,” katanya.

Setelah pintu berhasil dibuka, warga menemukan korban dalam kondisi tengkurap di area kandang ayam yang berada di dalam rumah.

“Korban ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Purwoharjo,” jelas Agus.

Petugas kepolisian bersama tenaga medis kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan luar dari petugas medis, korban diperkirakan sudah meninggal sekitar empat hari. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan,” ungkapnya.

Berdasarkan kondisi saat ditemukan, korban diduga meninggal ketika sedang memperbaiki stopkontak di kandang ayam. Kedua tangan korban disebut masih memegang kabel listrik yang diduga masih dialiri arus.

“Diduga korban tersengat listrik saat membetulkan stopkontak di kandang ayam. Saat ditemukan, posisi kedua tangannya memegang kabel listrik dan korban tidak menggunakan sandal atau alas kaki,” terang Agus.

Korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Menurut keterangan perangkat desa, korban sebelumnya tinggal bersama kakeknya. Setelah sang kakek meninggal dunia, korban hidup seorang diri selama sekitar 20 tahun dan belum menikah.

Pihak keluarga kemudian menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga juga membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah.

“Untuk pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi dan menganggap kejadian ini sebagai musibah,” ujar Agus.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Korban kemudian dimakamkan di TPU Kradenan.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan pekerjaan yang berkaitan dengan instalasi listrik, terutama memastikan aliran listrik telah dimatikan dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai. (CZ)

Comment29 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.