JEMBER, Kuasarakyat.com – Ketua komisi C DPRD Jember David Handoko Seto sempat tertular Covid-19. Namun, setelah menjalani isolasi mandiri, dia berhasil sembuh. Banyak kegiatan kreatif yang dilakukannnya selama di rumah untuk menjaga imun tubuh.
Politisi Partai Nasdem itu menceritakan kisah awal terpapar virus corona. Saat itu, dua anaknya pulang dari Surabaya ke Jember. “Anak pertama yang laki ketika tiba di rumahnya, badannya panas,” kata dia Jumat (9/7/2021).
Namun, kondisi badan yang panas itu dianggap biasa sehingga mengikuti kegiatan bhakti sosial. Ketika pulang, badannya masih tetap panas. “Pada hari berikutnya, panasnya tidak turun, saya bawa ke klinik kesehatan,”tambah dia.
Disana dilakukan tes swab antigen dengan hasil positif. Pada keesokan harinya, dilakukan tes swab PCR dan hasilnya tetap positif Covid-19. Namun karena kondisi tubuhnya kuat dan tidak ada gejala yang berat, akhirnya melakukan isolasi mandiri di rumahnya.
Sedangkan anak kedua yang juga baru tiba dari Surabaya dalam kondisi sehat. Namun untuk mengantisipasi penularan Covid-19, akhirnya juga dilakukan tes swab. Hasilnya positif Covid-19. Kedua anaknya melakukan isolasi mandiri di rumah.
“Saya bersama istri juga tes swab PCR D1, namun hasilnya negatif,” tambah dia. Akhirnya, David tetap ikut rapat paripurna di DPRD Jember pada Selasa, 22 Juni 2021 lalu. David hadir karena merasa sehat dan tanpa ada gejala apapun.
David bersama istrinya kembali melakukan tes swab ulang PCR D2. Ternyata hasilnya positif setelah keluar pada Rabu 23 Juni 2021. “Setelah beberapa hari, saya flu agak berat, mulut pahit dan indra penciuman hilang,” jelas dia.
Tips Isoman Agar Imun Semakin Kuat
David memilih melakukan isolasi mandiri di rumahnya, di Perumahan Gunung Batu Kecamatan Sumbersari. Sementara, istri dan dua anaknya pindah melakukan isolasi di rumah sakit.
“Awalnya isolasi mandiri sekeluarga, namun anak dan istri isolasi di RS,” tambah dia.
Selama menjalani isolasi mandiri di rumah, banyak kegiatan positif yang dilakukan. Seperti memasak, membuat jajan, mengelas pagar rumah dan gandengan sepeda motor trail. Selain itu juga menata rumah agar lebih bersih.
“Intinya harus berkeringat dan riang gembira,” ujar dia. Tak hanya itu, untuk melupakan pikiran negatif tetang Covid-19, David juga keluar menggunakan sepeta motor trail ke hutan yang sepi dari manusia. Tujuannya agar kondisi dirinya tetap bahagia dan pikiran tidak stress.
“Saya keluar ke hutan yang tidak ada orangnya, disana teriak-teriak sendiri,” ucap dia.
Dia menilai, imun tubuh penderita Covid-19 bisa turun ketika selalu berpikir negatif tentang Covid-19. Untuk makanan, selain memasak sendiri, juga beli via online dengan cara yang sudah diatur guna pencegahan Covid-19.
Satu Keluarga Sudah Sembuh Semua
Sekarang, David dan anak pertamanya sudah sembuh dari Covid-19. Sedangkan istri dan anak keduanya masih belum dilakukan tes swab lagi. “Tapi menurut dokter, ketika sudah melalui masa inkubasi tidak perlu tes swab lagi,” ucap dia.
Apalagi, kondisi kesehatan anak dan istrinya juga sudah membaik. Untuk itu, David berpesan pada masyarakat yang terpapar Covid-19 untuk tetap menerapkan Prokes pencegahan Covid-19.
“Masker, cuci tangan, jaga jarak dengan orang sekitar harus selalu dipatuhi,”tambah dia. selain itu, juga selalu mengkonsumsi vitamin dan makanan yang bergizi. Tak hanya itu, juga selalu berjemur antara pukul 08.00 WIB sampai 10.00 WIB.
Selain itu, juga selalu berdoa kepada yang maha kuasa agar selalu diberikan kesembuhan dan kesehatan. “Yang paling terakhir, jangan lupa bahagia, punya hutang jangan dipikir dulu,” ucap dia. (Bs)








