Jember, kuasarakyat.com – Serah terima jabatan Kapolres Jember dari AKBP. Arif. Rachman Arifin SIK. MH ke AKBP. Heri Purnomo SIK. SH yang direncanakan digelar pada Jumat (7/1/2021) di Mapolda Jatim, ternyata ada uang ratusan juta yang mengalir dan mengangkat roda perekonomian para pemilik toko Florist (bunga ucapan) di Kabupaten Jember.
Bagaimana tidak, ratusan papan bunga dengan ucapan “Selamat dan Sukses atas sertijab Kapolres Jember” sejak Rabu (5/1/2021) telah menghiasi trotoar dan halaman Mapolres Jember, ratusan papan bunga dengan berbagai ukuran merupakan ucapan para kolega Kapolres sebagai bentuk penghormatan.
Dimana harga dari papan bunga tersebut, minimal adalah Rp.500 ribu, dari pantauan media ini ada 200 lebih papan bungai memenuhi halaman Mapolres Jember dan trotoar, jika dikalikan dengan harga minimal, maka jumlah uang yang digunakan untuk memesan bunga papan tersebut bisa mencapai Rp. 100 juta lebih, karena ada papan yang ukurannya lebih besar yang tentunya harganya diatas Rp. 500 ribu.
“Saya kemarin pesan bunga ucapan untuk sertijab Kapolres, harga minimal Rp. 500 ribu, ya itu yang kecil, kalau yang lebih besar lagi harganya juga lebih mahal,” ujar Minto warga Balung kepada wartawan.
Sementara Yidin (23) salah satu pegawai usaha karangan bunga (toko) Jo Florist yang membuka usahanya di Jalan Sumatra Sumbersari Jember, saat ditemui wartawan mengatakan, bahwa saat ada sertijab pejabat dan pelantikan pejabat, merupakan berkah bagi tempat usahanya, karena permintaan pesanan lebih banyak dari hari-hari biasa.
“Memang disaat adanya kegiatan seperti sertijab maupun agenda pemerintahan lain, permintaan karangan bungan cukup tinggi, dibanding hari hari biasanya, disaat kondisi normal, pesanan yang sering ada biasanya ucapan pernikahan, sehari hanya ada 2 pesanan, tapi saat ada acara di pemerintahan maupun pesanan bisa mencapai 10 sampai 20 karangan bunga,” ujar Yidin Kamis (6/1/2021).
Bahkan sangking banyaknya pesanan yang harus dikerjakan dalam waktu yang sama, dengan pesanan yang mendadak, tempat usahanya sampai menambah kwalahan dan menambah tenaga, sehingga durasi waktu bisa maksimal dan tidak mengecewakan konsumen.
“Ya kalau ada momen seperti ini, pasti akan menambah tenaga sampai 8 orang mas, jika hari-hari biasa hanya dikerjakan 2 orang, tapi dua hari ini menambah pegawai dadakan,” ujar Yidin.
Sedangkan harga papan bunga di tempat usahanya ini, Yidin mengatakan, bahwa tergantung kerumintan dan banyaknya bunga yang dihias di papan, namun rata-rata harganya antara Rp. 500 ribu – Rp. 1.250.000. “Tergantung kerumitan desain dan jumlah bunga yang diminta konsumen,” jelasnya.
Sedangkan untuk bahan baku bunga, meski harganya terjangkau, tempat usahanya selama ini harus mendatangkan bunga-bunga tersebut dari kota Batu Malang, disamping beberapa jenis bunga juga ditanam di lahannya sendiri yang ada di Rembangan.
Meski permintaan tinggi selama masa pandemi, Yidin berharap Covid-19 segera berakhir, agar semuanya kembali normal kembali. (Bryan/Ma)








