Sengkarut ‘Ulah’ Perangkat Desa, Puluhan Warga Geruduk Balai Desa Mayangan

Comment4,205 views
  • Share
Puluhan warga Desa Mayangan saat ditemui kepala desanya

Jember, kuasarakyat.com – Puluhan warga dari Dusun Kalimalang Desa Mayangan Gumukmas Jember, Rabu (9/2/2022) mendatangi Balai Desa setempat, kedatangan puluhan warga ini dipicu sengkarutnya persoalan di Desa Mayangan, mulai dari adanya dugaan Pungli PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap), dimana hal ini dilakukan oleh Pokmas PTSL di desanya.

Tidak hanya itu, warga juga mempersoalkan adanya indikasi dugaan pemotongan bantuan dana BLT (Bantuan Langsung Tunai) yang dilakukan oleh oknum perangkat desanya, selain itu keberadaan 5 buah diesel penyedot air bantuan dari perusahaan tambak yang sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya.

“Sengkarut ulah perangkat desa kami ini sudah seperti gunung es, terlalu banyak dan menumpuk sampai kami jengah dengan persoalan ini, mulai dari dugaan pungli PTSL, pemotongan dana BLT, bantuan diesel, semuanya ada di desa kami, kedatangan kami ke sini meminta kepada kepala desa dengan bijak untuk turun tangan dan mengambil kebijakan,” ujar Arisvan koordinator warga yang mendatangi balai Desa Mayangan.

Selain itu, Arisvan juga menyoal pemotongan bambu di pinggir sungai yang dilakukan oleh Pokdarwis tanpa izin dan digunakan untuk membangun jembatan. “Carut marut ini harus diatasi, kebanyakan persoalan yang ada tidak berpihak pada masyarakat kecil, semua hanya diniktmati segelintir oknum,” tegas Arisvan.

Bahkan khusus kasus adanya dugaan pungli PTSL ini, warga desa Mayangan sampai membuat posko pengaduan dan melaporkannya ke Mapolres Jember.

“Juru saja, kami melakukan aksi ini sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai masyarakat dengan apa yang terjadi dan menjadi keluh kesah warga yang tidak paham dan terkesan menjadi obyek akal-akalan oknum, maka dari itu tujuan saya jelas agar kepala desa segera melakukan tindakan terhadap perangkat desanya yang nakal, dan saya juga akan kawal sepenuhnya persoalan yang sudah dilaporkan ke Mapolres Jember,” terang Arisvan.

Sementara Kepala desa Mayangan H Sunoto yang menemui langsung puluhan warga mengatakan, bahwa pihaknya masih mencari solusi terbaik terkait persoalan yang dihadapi oleh warganya, yakni dengan melakukan mediasi antara warga dengan perangkat desanya.

“Kami sebagai pemerintahan desa akan mencari solusi terbaik perihal permasalahan yang terjadi, dan beberapa point yang disampaikan warga sudah selesai, tinggal permasalahan yang sudah menjadi pelaporan di polres Jember, saya berharap masyarakat saling menahan diri dan bisa duduk bersama menemui titik temu,” pungkas Sunoto. (Ma).

Comment4,205 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.