Jember, kuasarakyat.com– Ratusan mahasiswa Universitas Argopuro (Unipar) Jember menggelar wisuda pada Sabtu, 12 Maret 2022. Wisuda tersebut merupakan yang pertama setelah alih status dari IKIP PGRI Jember menjadi Unipar.
Perubahan status ini menjadi semangat awal bagi pengelola kampus untuk menjadikan Unipar sebagai perguruan tinggi yang memiliki daya saing. “Ini wisuda pertama Unipar, jumlahnya 478 orang,” kata Rektor Unipar Jember Basuki Hadi Prayogo.
Menurut dia, ada 143 mahasiswa program pascasarjana yang diwisuda dalam momentum tersebut. Sedangkan untuk strata satu sekitar 200 mahasiswa.
Dia menjelaskan alih status menjadi universitas itu membuat kemajuan besar kampus Unipar. Terutama minat mahasiswa yang semakin meningkat. Apalagi, kampus tersebut mengupayakan adanya program kuliah gratis.
“Kami mengusahakan pendidikan tinggi yang murah, tapi bukan murahan,” terang dia.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga menggratiskan biaya kuliah mahasiswanya melalui berbagai program. Tujuannya agar masyarakat di sejumlah wilayah yang punya keinginan menempuh perguruan tinggi, bisa ikut merasakan.
“Kalau ingin kuliah murah di Unipar,” ujar dia.
Dia menambahkan penerimaan mahasiswa baru sejak Januari 2022 sudah mulai membuka pendaftaran sampai sekarang. Bahkan, minatnya terus meningkat setiap waktu.
“Tahun 2020 kita dapat mahasiswa cuma 700, 2021 ini alhamdulilah sudah 2.800, meningkat beberapa kali lipat,” papar dia.
Basuki mengaku sejak dirinya memimpin kampus Unipar, perubahan untuk menggaet mahasiswa terus dilakukan. Salah satunya dengan program kuliah gratis dan kuliah dengan biaya murah.
Selain itu, pembelajaran yang dilakukan sudah digelar secara tatap muka untuk semeseter pertama. “Kami pilih semester awal yang tatap muka,” ucap dia. (bs)