Pasca Ditemukan Tewas, Polisi Masih Dalami Penyebab Meninggalnya Mahasiswi Unej

Comment4,452 views
  • Share

Jember, Kuasarakyat.com – Pasca Kejadian meninggalnya mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Jember saat kegiatan Diklat Pecinta Alam. Polisi masih melakukan proses pendalaman kasus, dan berkoordinasi dengan pihak keluarga korban.

Menurut Kapolsek Arjasa AKP Agus Sutriyono, pihaknya membenarkan adanya kejadian seorang mahasiswi Unej yang meninggal saat ikut kegiatan diklat Pecinta Alam. Diketahui kegiatan diklat itu dilaksanakan oleh Mahasiswa Divisi Pecinta Alam (MAHADIPA) Fakultas Teknik Universitas Jember.

Korban diketahui bernama Nadhifa Naya Damayanti (18) asal Berau, Kalimantan Timur. Korban dikabarkan meninggal saat ikut kegiatan Diklat tersebut.

Korban saat ikut kegiatan Diklat Dasar Pecinta Alam itu bersama dengan 13 orang lainnya asal kampus yang sama. Kegiatan diklat itu rencananya berlangsung selama kurang lebih 5 hari. Yakni dari hari Rabu 8 November 2023, sampai Minggu 12 November 2023.

Lokasi korban ikut kegiatan pecinta alam itu, berada di wilayah Hutan Lindung antara petak 64C RPH Arjasa dan 74 RPH Jelbuk BKPH Lereng Pegunungan Argopuro. Tepatnya sekitar Air Terjun Rayap, Kecamatan Arjasa, Jember.

“Hasil lidik anggota kami, korban ini sakit. Dibuktikan saat hari Rabu kemarin (8/11), korban bersama 13 orang temannya melakukan kegiatan Pecinta Alam MAHADIPA Unej di kawasan Hutan Lindung wilayah Desanya di Rayap-Arjasa. Saat Jumat kemarin (11/11), sekitar pukul 14.00 WIB. Dia (korban) mengaku kelelahan dan meminta istirahat,” kata Agus saat dikonfirmasi di Mapolsek Arjasa, Minggu (12/11/2023)

Saat mengeluh sakit itu, kata Agus, korban dibantu rekan-rekannya yang ikut dalam kegiatan diklat pecinta alam itu. Dibuatkan tempat istirahat sementara.

“Kemudian oleh rekan-rekannya dibuatkan Bivak (tempat istirahat), kemudian sekitar pukul 22.00 WIB. Korban merasa membaik dan minta makan juga minum, dilayani oleh teman-temannya. Saat itu juga sudah koordinasi dengan Basarnas. Karena kondisi (setelah mengeluh sakit itu), rekan-rekannya mengirim titik koordinat ke Basarnas dan mau dievakuasi saat itu. Tapi karena membaik (kondisi korban), informasinya korban tidak mau dan ingin melanjutkan kegiatan,” sambungnya.

Dari kronologi kejadian itu, lanjut mantan Kanit Reskrim Polsek Patrang ini, sekitar pukul 3 dini hari. Kondisi kesehatan korban memburuk.

“Rekan-rekannya pun meminta bantuan Basarnas (untuk proses evakuasi). Selanjutnya dilakukan proses evakuasi oleh Basarnas itu. Tetapi karena mobil tidak bisa masuk (sampai lokasi korban), selanjutnya dibawa dengan cara ditandu jalan kaki,” ungkapnya.

Saat proses evakuasi itu, Agus menjelaskan, kondisi korban masih dalam kondisi aman namun kritis.

“Menurut keterangan saksi, korban masih dalam kondisi hidup. Tetapi begitu sampai RSD dr. Soebandi Jember, korban dinyatakan sudah meninggal dunia. Sehingga diperkirakan meninggalnya dalam perjalanan ke rumah sakit. Selanjutnya korban dibawa ke Instalasi Kamar Mayat rumah sakit,” ujarnya.

Namun demikian, Agus menambahkan, terkait kasus meninggalnya mahasiswi asal Unej ini. Polisi masih melalukan tahapan penyelidikan mendalam.

“Dari kejadian ini, kami masih dalami kasusnya. Termasuk saat ini, keluarga korban dalam perjalanan ke Jember dari Kalimantan. Info terakhir sudah sampai Bandara Juanda-Surabaya. Lanjut perjalanan 3 jam ke Jember,” ucapnya.

Dari proses lidik yang dilakukan polisi, kata Agus, diharapakan dapat dilakukan proses autopsi. Untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Kami berharap dari penyidik, nantinya korban dapat dilakukan proses autopsi. Karena kematiannya kan bukan sakit di rumah sakit. Tetapi untuk itu, nantinya kami akan berkoordinasi dengan pihak keluarga dan juga dari kampus. Tapi kalaupun nanti permintaan itu ditolak keluarga korban, nantinya akan kami mintai surat pernyataan. Tapi untuk kasus ini masih dalam proses pendalaman,” Ungkap Agus.

Sebelumnya diberitakan, seorang Mahasiswi Fakultas Teknik Universitas Jember (Unej) bernama Nadhifa Naya Damayanti (18) asal Berau, Kalimantan Timur.

Baca juga : https://kuasarakyat.com/mahasiswi-unej-meninggal-ikut-diklat-pecinta-alam-begini-proses-evakuasinya/

Dikabarkan meninggal saat ikut kegiatan diklat Pecinta Alam. Kejadian meninggalnya perempuan mahasiswa asal Kalimantan Timur itu terjadi sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu dini hari (11/11/2023). Terkait proses evakuasi korban, diketahui dibantu oleh Tim Basarnas Jember bersama dengan potensi SAR lainnya. Korban diduga meninggal akibat sakit dari riwayat penyakit yang dideritanya. (Gusti)

Comment4,452 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.