Ubur-ubur Benang Muncul di Pantai Watu Ulo, Satu Wisatawan Tersengat Racun Hewan Laut Tersebut

Comment2,087 views
  • Share

Jember, Kuasarakyat.com – Ratusan Ubur-ubur jenis Benang atau Lateng yang diduga beracun nampak berada di Pantai Wisata Watu Ulo, Kecamatan Ambulu, Jember, hal ini menyebabkan seorang pengunjung pantai tersengat oleh hewan laut tersebut.

Kapolsek Ambulu, AKP Suhartanto mengatakan, pihaknya telah menerima laporan bahwa ada salah seorang wisatawan yang, tersengat oleh ubur-ubur tersebut saat sedang bermain di tepi pantai.

“Kemarin sekitar hari Rabu tanggal 19 Juni 2024, karena pantai ini merupakan lokasi wisata, ada laporan wisatawan yang terkena sengatan dari ubur-ubur itu. Diduga, ubur-ubur yang ditemukan oleh korban, dibuat mainan sampai tangannya disengat,” kata Suhartanto pada wartawan, Jum’at (21/6/2024).

“Setelah disengat, dilaporkan korban merasa panas dan gatal di bagian tangannya. Bahkan saat itu, sampai mual-mual akibat efek samping dari racun ubur-ubur tersebut,” imbuhnya.

Setelah disengat, lanjut mantan Kapolsek Sempolan Jember itu, korban langsung diberi pertolongan pertama oleh seorang relawan yang berkeliling di sekitar pantai.

“Alhamdulillah, ada seorang relawan bernama pak Ansori yang memang sering berkeliling di wilayah pantai Watu Ulo ini. Beliau langsung memberikan pertolongan pertama pada korban dengan diolesi alkohol dan obat gosok di bagian tangan yang terkena sengatan, kemudian korban langsung diantarkan pulang,” ungkap mantan KBO Reskrim Polres Jember ini.

Terkait identitas korban sendiri, kata Suhartanto melanjutkan, pihaknya tidak mengkonfirmasi secara langsung, karena korban tidak terluka dan sudah diantar pulang oleh relawan.

“Jadi korban sengatan ubur-ubur ini tidak sampai mengalami luka atau sakit yang parah. Dan saat itu, relawan langsung mengantar pulang korban agar efek samping sengatan bisa segera hilang,” ucapnya.

Untuk ciri-ciri dari ubur-ubur tersebut, dikatakan Suhartanto, seperti kertas berwarna biru bening dan memang sering muncul ke bibir pantai saat musim kemarau tiba.

 

“Kami mengimbau, para pengunjung yang melihat ubur-ubur bentuknya seperti kertas dan warnanya biru bening, jangan didekati apalagi sampai dibuat mainan, dipegang-pegang atau diinjak. Lebih baik dihindari, karena ubur-ubur tersebut beracun dan dapat menyebabkan iritasi pada kulit yang disengat,” tutupnya. (Gusti)

Comment2,087 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.