Jember, kuasarakyat.com – Adanya vidio suasana rapat kerja (Raker) antara Komisi III DPR RI dengan Kapolri Jendral Listyo Sigit yang membahas soal adanya aduan dari salah satu partai yang menyebutkan oknum kepala desa di Jember melakukan penimbunan pupuk bersubsidi ramai beredar di group WAG.
Belum diketahui kapan berlangsungnya raker Komisi III DPR RI dengan Kapolri tersebut, namun vidio ini menjadi ‘rasan-rasan’ beberapa kepala desa tidak hanya di Jember, tapi juga oleh beberapa kepala desa di Jawa Timur.
Bhisma Pradana selaku Sekretaris Asosiasi Kepala Desa (AKD) Propinsi Jawa Timur sekaligus kepala desa Jubung Sukorambi Jember, kepada wartawan mengatakan, bahwa pihaknya sudah melihat vidio tersebut dari group AKD Propinsi.
Menanggapi vidio ini, Bhisma menyatakan, bahwa terlepas dari adanya vidio tersebut, memang perlu diungkap agar tidak menjadi fitnah diantara kepala desa terutama yang ada di Jember.
“Ya saya melihat vidio itu di group AKD propinsi, ada teman kades di luar Jember yang mengirim, bagi saya, kepala desa hanyalah sebuah jabatan, tidak sedikti kepala desa di Jember yang profesi aslinya adalah petani, sehingga bisa jadi ada teman kades yang memiliki lahan cukup luas, sehingga memiliki pupuk banyak tapi sesuai RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok),” ujar Bhisma Rabu (26/1/2022) malam.
Oleh karenanya, agar hal ini tidak menjadi pembicaraan kepala desa baik di Kabupaten Jember maupun di Jawa Timur, serta timbul fitnah, perlu adanya upaya tabayyun dan konfirmasi, kepada pihak-pihak terkait.
Selain itu pihaknya juga siap mendukung pemerintah dalam hal ini aparat penegak hukum untuk memberantas mafia pupuk bersubsidi. “Ya kami selaku kepala desa, akan mendukung aparat pemerintah khususnya aparat penegak hukum dalam memberantas mafia pupuk, karena kita semua tahu, saat ini petani juga sangat kesulitan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi, dan soal pupuk bersubsidi ini juga menjadi atensi semua pihak,” bebernya.
Bhisma juga tidak mempermasalahkan persoalan pupuk yang melibatkan oknum kades di Jember dibahas di Komisi III DPR RI, asal yang disampaikan oleh pihak pemberi info bukan karena kebencian terhadap suatu golongan atau perorangan.
“Sebagai warga Jember, kami ingin info yang akurat dan positif tentang Jember, agar Jember baiklah dimata orang bukan karena kebencian suatu golongan atau perorangan dengan mengarang cerita yang mengada-ada,” pungkas Bhisma.
Seperti diketahui, cuplikan vidio dari siaran langsung rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Kapolri berdurasi 29 detik ini beredar di beberapa group WAG, dalam vidio tersebut, Asrul Sani anggota Komisi III DPR RI menyatakan, ada titipan dari poksi Partai Gerindra yang meminta agar Kapolri memberikan atensi penanganannya terhadap oknum kepala desa di Jember yang melakukan penimbunan pupuk Bersubsidi.
“Ini ada titipan dari teman-teman Poksi partai Gerindra, agar kasus pupuk bersubsidi yang ditimbun oleh oknum kepala desa di Kabupaten Jember ini bisa diatensi bapak Kapolda Jatim, mudah-mudahan mengikuti raker ini,” bunyi dalam vidio tersebut. (Ma)











