Bacabup Hendy dan Nanang Absen Deklarasi Pemilu Damai, DPC PPP : Jadi Catatan Pertimbangan Rekom

Comment335 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Jember, Minggu (23/6/2024) menggelar deklarasi damai dan silaturrahmi Bacabup Jember 2024.

Ada 5 Bacabup yang mendaftar di DPC PPP Jember yang diundang untuk hadir dalam acara deklarasi yang digelar di Hall Bandung Permai, namun 2 Bacabup memilih absen, yalni H. Hendy Siswanto dan H. Nanang Handono Prasetyo.

Sesangkan, 2 Bacabup lainnya, yalni dr. Hj. Faida MMR dan H. Ahmad Sudiono hadir aecara langsung, dan Bacabup Muhammad Fawait alias Gus Fawait hadir lewat zoom, dan diwakili utusannya yang hadir langsung.

Menyikapi ketidak hadiran 2 Bacabup tersebut, Yazid Meredeka selaku sekretaris DPC PPP Kabupaten Jember menyatakan, bahwa pihaknya akan memberikan catatan mempertimbangkan kedua Bacabup untuk mendapat rekom dari PPP.

“Hari ini kami menggelar deklarasi damai, ada 5 bacabup yang kami undang, tapi hanya 2 yang hadir secara fisik, yakni bu Faida dan pak Ahmad Sudiono, kemudian Gus Fawait melalui zoom, sedangkan 2 Bacabup yang tidak hadir, akan menjadi catatan pertimbangan kami untuk mendapat rekomendasi partai,” ujar Gus Yazid panggilan Yazid Merdeka.

Yazid menjelaskan, bahwa acara deklarasi pemilu damai ini, sejatinya bagian dari tahapan untuk mendapatkan rekomendasi partai, namun meski demikian, seluruh bacabup yang sudah mendaftar, berkasnya tetap akan dikirim ke DPW.

“Karena kami sudah ditunggu oleh DPW, agar segera menyerahkan berkas bacabup, dan berkas tersebut akan kami kirimkan besok, ternasuk berkas 2 bacabup yang hari ini kami berikan catatan,” jelasnya.

Faida sendiri, dalam kesempatan tersebut menyampaikan pemaparan program-program unggulannya, ada 8 program andalan yang disampaikan direktur rumah sakit Bina Sehat tersebut.

Beberapa program unggulannya, diantaranya bedah 50 ribu rumah tidak layak huni, bedah 1000 mushola, 15 ribu beasiswa, menjadikan Jember kota layak anak dan perempuan, serta beberapa program lainnya seperti bantuan 5000 kios umkm.

“Dulu saya memprogramkan 1 desa 1 ambulan dan sudah terealisasi, program 5000 beasiswa juga terealisasi, ke depan, kita akan menyiapkan moda transportasi, 1 desa 1 bus, dimana transportasi ini bisa digunakan masyarakat untuk kegiatan-kegiatan keagamaan,” ujar Faida.

Sedangkan Ahmad Sudiyono, kepada sejumlah wartawan menyampaikan, jika dirinya sempat grogi saat menyampaikan visi misi di forum PPP bersama bacabup dr. Hj. Faida MMR.

“Tadi saya akui sempat grogi, makanya beberapa program yang sudah saya susun dalam lembaran, tidak saya baca, untungnya saya masih jbgat dan tidak pikun,” ujar mantan Kepala Dinas beberapa OPD Pemkab Jember ini.

Selain itu, Ahmad Sudiyono juga menyatakan, bahwa untuk mendapat rekom dari partai, dirinya menyampaikan bahwa kalau dipercaya menjadj Bupati, dirinya akan bekerja semaksinal mungkin, salah satunya adalah meningkatkan PAD.

“PAD Jember itu seharusnya sudah menyebtuh di angka 2 trilyun, mulai eranya abah Samsul, sampai sekarang, PAD Jember masih dibawah 1 Trilyun, ini karena adanya kebocoran, bukan karena dikorupsi,” ujarnya.

Ahmad pun optimis, rekomendasi dari PPP akan diterina dirinya. “Kalau melihat tanda-tandanya, sepertinya rekom PPP akan diberikan ke saya, tapi mimpi,” pungkas Ahmad. (Ma)

Comment335 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.