Dicekoki Pil Koplo, Siswi SMA Dicabuli Pacar, Direkam Lalu Videonya Disebar

Comment1,991 views
  • Share
Pencabulan
Foto Ilustrasi (Sumber: pexels.com)

JEMBER, kuasarakyat.com – Perempuan yang masih berstatus sebagai pelajar SMA di Kecamatan Tanggul Jember menjadi korban pencabulan. Ironisnya, perbuatan itu dilakukan saat korban dalam keadaan tidak sadar. Yakni setelah dicekoki pil koplo oleh pelaku.

Peristiwa ini terjadi saat pelaku menjemput korban di rumahnya keluar untuk jalan jalan di alun-alun Tanggul. Namun bukannya ke alun alun, justru mengajak korban ke rumahnya.

Rupanya pelaku sudah menyiapkan semuanya. Yakni memberikan minuman kepada korban yang sudah dicampur dengan Pil Koplo. Akibatnya, korban tidak sadarkan diri.

Saat korban tidak sadar itulah, pelaku dengan leluasa melakukan tindak asusila terhadap korban.

“Usai diberi minuman, saya gak sadar sama sekali, tau tau saya sudah tidak mengenakan pakaian di dalam kamarnya,” ujar korban Sabtu (14/8/2021).

Rupanya pelaku tidak hanya melakukan perbuatan cabul saja, saat memperdayai korban, pelaku juga merekam perbuatan mesum itu. Rekaman ini yang dijadikan pelaku sebagai senjata agar tidak diputus oleh korban, karena saat ini korban diketahui sedang dekat dengan laki laki lain.

“Pelaku mengancam saya agar tidak memutus hubungan, kalau saya putus dengannya, video tersebut akan disebar,” Terang korban.

Rupanya kelemahan korban ini dimanfaatkan oleh pelaku karena ketagihan melakukan hubungan suami istri dengan korban, sehingga setiap pelaku ingin, selalu disertai ancaman penyebaran vidio.

Karena sudah tidak kuat dengan perlakuan pelaku, terlebih video sudah disebar oleh pelaku, korban pun menceritakan apa yang dialaminya kepada orang tuanya.

Mendengar pengakuan anaknya, SF orang tua korban marah, dan melaporkan kasus pencabulan ini ke Polsek Tanggul dan diteruskan ke PPA unit Reskrim Polres Jember.

“Saya tidak Terima anak saya diperlakukan seperti itu, makanya saya lapor polisi dan menuntut keadilan, agar pelaku dihukum yang setimpal, karena sudah merusak masa depan anak saya,” pungkas SF saat ditemui korban dirumahnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Jember AKP Komang Yogi Arya Wiguna menambahkan pihaknya masih akan mengecek peristiwa ini. “Nanti kami cek dulu,” Kata dia via pesan WhatsApp (Ma/Bs)

Comment1,991 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.