Jember, kuasarakyat.com – Sekitar 15 sampai 20 kendaraan yang diduga aparat dari Mabes Polri, pada Kamis (4/6/2026) malam, menggerebek lokasi penimbunan BBM bersubsidi yang ada di wilayah Kecamatan Ajung Jember.
Dari penggerebekan ini, informasi yang diterima media ini menyebutkan, ada sekitar 10 orang yang dibawa dan diboyong ke Mabes Polri, selain 10 orang, AN yang juga bos pemilik gudang tempat penimbunan BBM, juga ikut menyerahkan diri, menyusul 10 anak buahnya.
“Ada 10 orang yang dibawa, kejadiannya malam hari, setelah isya, warga tidak ada yang tahu, ngertinya pada malam sekitar jam 10 an, ada banyak mobil lewat sini, terus paginya tahu-tahu sudah ada police Line di tembok gudang,” ujar warga setempat yang wanti-wanyi namanya tidak disebutkan.
Adanya gudang milik AN yang di Police line ini juga dibenarkan warga lainnya, namun police Line yang terpasang bulan karena penggerebekan, tapi karena habis ada kebakaran.
“Iya di Police line, mas AN masih di Jakarta, police Line itu karena kemarin ada kebakaran, bahkan teman saya sempat vidio call dengan AN saat ada kebakaran,” jelas HI.
JUN, yang juga warga Ajung, menguatkan adanya informasi penimbun BBM di Kecamatan Ajung, digerebek oleh tim dari Mabes Polri.
“Iya mas, ada teman saya yang ikut dibawa ke Jakarta, tapi tadi sudah di pulangkan, informasinya masih ada 6 orang yang sekarang masih di Mabes Polri,” ujar JUN.
Dari pantauan media ini, gudang dengan pagar tembok batako tersebut, terlihat masih di police Line, sedangkan disampingnya, terdapat lahan kosong tanpa pagar, namun sejumlah tandon ukuran besar dengan kapasitas 1000 liter, terlihat berjajar rapi dan simetris.
Sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan dari Polres Jember, beberapa wartawan yang berusaha konfirmasi, juga belum mendapat tanggapan. “Ditangani Mabes Polri, Polres tidak berwenang memberikan pernyataan,” ujar salah satu Perwira di Mapolres Jember. (Ma)











