Jember, kuasarakyat.com – Publik Jember, kembali dibuat heboh dan miris, jika sebelumnya kasus serupa seorang ibu tega gorok anak kandungnya terjadi di Desa Harjomulyo Silo Jember, kali ini ibu muda bersama dengan 2 balitanya, Sabtu (17/6/2023) dinihari ditemukan tak bernyawa di dalam kamar, dirumahnya yang ada di Bintoro Patrang Jember.
Informasi yang berhasil dihimpun media ini, ketiga korban ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan, kedua putranya ditemukan meninggal di atas tempat tidur dengan kondisi sprei yang awut-awutan, sedangkan ibunya ditemukan di lantai yang tidak jauh dari jenazah kedua anaknya.
Saat ditemukan pertama kali oleh keluarganya, kedua anaknya meninggal dengan luka jeratan di sekitar leher, sedangkan ibunya ditemukan gantung diri, selain itu, selain itu, seutas tali tambang juga ditemukan diatas tempat tidur tidak jauh dari jasad kedua anaknya.
“Yang bersangkuta memiliki 3 anak, yang dibunuh anak pertama dan yang ketiga, semuanya masih kecil, bahkan yang ketiga usianya sekitar 1 tahun, sedangkan anak keduanya dibiarkan hidup,” ujar tetangga tetangga korban yang tidak mau disebut namanya.
Dirinya menduga, korban nekat mengakhiri hidupnya bersama dengan dua anaknya, karena faktor ekonomi, sebab selama ini korban memang hidup dibawah garis kemiskinan dengan 3 orang anak, sedangkan suaminya hanya berjualan jajanan sempol di sekitar Rumah Sakit dr. Soebandi Jember.
“Kalau lihat kondisi rumahnya, kemungkinan korban nekat melakukan ini, karena faktir ekonomi, suaminya selama ini hanya berjualan sempol di depan rumah sakit, sedangkan ketiga anaknya masih kecil-kecil,” jelas tetangganya.
Sementara sampai berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian, Lurah Bintoro Thomas Heru Indra Kurniawan, saat dihubungi terkait peristiwa di wilayahanya, belum memberikan keterangan, begitu juga dengan Kapolsek Patrang AKP. Heri Supadmo.
Namun salah satu anggota Polsek Patrang membenarkan peristiwa tersebut, dan pihak Polsek sudah melakukan olah TKP. “Bener mas, kejadiannya tadi pagi sekitar jam 2 dinihari, dan sudah melakukan olah TKP, dan sampai sekarang masih dalam penyelidikan,” ujar petugas. (Ma)








