Jalan Rusak Parah di Jember Ditanami Pisang, Sudah Telan Korban Jiwa Belum Ada Perbaikan

Comment2,918 views
  • Share

Jember, Kuasarakyat.com – Masyarakat kecamatan kencong kabupaten Jember menanam pohon pisang di jalan raya penghubung Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang.
Ada sekitar 7 pohon berbeda jenis, seperti pohon pisang dan Pepaya akhirnya ditanam dijalan raya panjang kurang lebih 3 KM.

Mereka protes karena jalan itu sudah rusak parah, bahkan menelan korban karena kecelakaan hingga meninggal dunia pada 11 Januari 2023 lalu. Namun masih belum diperbaiki.
Korban adalah warga Kecamatan Gumukmas bernama Adi Santoso (22) yang berprofesi sebagai penjual ayam Crispy.

Korban yang malam itu mengendarai Motor matic nopol P-2994-MT tergilas sadis oleh Truk Fuso pengangkut semen bernopol N-9370- UR.

Kerusakan jalan dengan diameter bervariasi, lebar ada yang hampir 2 meter dan kedalaman hampir 20 centi.
Rusaknya jalan raya tersebut diduga akibat ulah kendaraan Over dimensi over loading,(ODOL).

Menurut Yusuf, saksi mata kejadian kecelakaan pada malam itu korban dari arah timur kebarat, ditengah perjalanan ia menyalip truk Fuso angkut semen.

Pada saat bersamaan, dari arah barat ke timur ada mobil dan korban tersenggol lalu terjatuh tergilas badan truk Fuso bagian belakang dan meregang nyawa.

“Korban menyalip mas, dan senggolan lalu terjatuh dan tergilas badan truk yang berlokasi dijalan rusak parah tersebut,” katanya, Minggu ,(12/1/2023) disekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, Faisol salah satu warga yang berada di jalan rusak tersebut di desa kencong, mengatakan bahwa dirinya sudah beberapa kali memasang tanda peringatan bahwa ada jalan berlubang. Namun selalu ditabrak oleh kendaraan kendaraan besar yang lalu lalang di jalan antar kabupaten tersebut.

“Saya sudah pasang pohon pisang dengan memakai bambu dan kayu, namun malam hari selalu ditabrak truk truk besar pengangkut semen pak. Saya akhirnya memasang tong yang berisi air, dan beberapa warga juga memperagakan aksi memancing sebagai bentuk protes keras kepada pemerintah Provinsi,” kata Faisol, Senin (13/02/2023).

Faisol juga menambahkan dalam sehari saja sudah ada delapan pengendara motor yang terjungkal akibat jalan berlubang tersebut.

“Kemaren saja sudah ada delapan pengendara yang terjatuh mas. Saya kasihan ada ibu ibu yang bawa anaknya yang masih balita, juga ikut terjatuh, beruntung tidak parah mas,” Tutup Faisol.

Perlu diketahui, jalan raya provinsi tersebut sebagian sudah dibenahi, akan tetapi di wilayah kecamatan Kencong tidak tersentuh pembenahan.

Sesekali memang terlihat ada tambak sulam dilakukan, namun hal itu tidak bertahan lama, bisa dihitung waktu dengan jari pasti akan hancur kembali. (Gusti)

Writer: Gusti
Comment2,918 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.