Jelang Nataru, Harga Kebutuhan Pokok Di Jember Naik

Comment1,609 views
  • Share

Jember, Kuasarakyat.com – Harga Kebutuhan pokok di Jember Jawa Timur, mengalami kenaikan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Beberapa jenis kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, antara lain cabai, minyak goreng, tomat, bawang merah dan putih.

Dari pantauan media ini di Pasar Tanjung, Selasa (14/12/2021), kenaikan kebutuhan bahan pokok tersebut cukup signifikan, jika sehari sebelumnya tepatnya Senin (13/12/2021) harga cabe rawit di angka Rp.64 ribu, pada hari selasa sudah naik menjadi Rp. 70 ribu.

“Untuk harga cabai rawit naik, sudah seminggu ini, kemarin masih 64 ribu tapi sekarang sudah 70 ribu” kata Harri Purwadi (34), pedagang sembako di pasar tanjung.

Sedangkan cabai lokal hijau kecil saat ini dipatok dengan harga Rp 35 ribu per kilogram, dimana sebelumnya harganya Rp 32 ribu. Sementara, harga cabai merah besar terpantau stabil diangka Rp 26 ribu per kilogram. “Yang terasa naiknya satu minggu terakhir, walau setiap akhir tahun juga naik ” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan pedagang lainnya. untuk harga tomat ia menjual Rp.6 ribu per kilogramnya. Kenaikan harga tomat ini diakuinya bisa terjadi setiap hari, yang awalnya hanya Rp.3 ribu – 4 ribu perkg sekarang sudah diangka Rp.6 ribu perkg. “Kemarin beli masih Rp. 4 ribu per kilogram, terus hari ini sudah Rp. 6 ribu,” ungkapnya.

Selain cabai rawit dan tomat yang mengalami kenaikan. Saat ini, harga bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan.

Data yang diterima media ini, harga bawang merah putih saat ini mencapai Rp20 ribu per kilogram dan bawang merah mencapai Rp.19 ribu per kilogram, padahal sebelumnya harga bawang putih diangka Rp. 17 ribu dan bawang merah Rp. 15 ribu per kilogram.

Tingginya harga sembako juga diikuti oleh minyak goreng yang masih Rp.17 ribu per liter sampai Rp.20 ribu per liternya, dari harga normalnya di angka Rp.11 ribu – Rp. 13 ribu per liter.

Harga bahan pokok naik tidak semata mata karena libur natal dan tahun baru, namun faktor cuaca yang tidak baik berakibat pada harga sembako mengalami kenaikan.

Sementara itu, Rakie Wulan salah satu pembeli yang ditemui di pasar Tanjung menyatakan, jika harga cabai yang naik memang sangat memberatkan, terlebih bagi yang memiliki usaha makanan. “Ya biasanya bisa beli agak banyak, sekarang tidak ambil banyak dulu, ya harganya masih tinggi,” pungkas pedagang lalapan itu. (Bryan/Ma)

Writer: BryanEditor: Ma
Comment1,609 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.