Kakek di Jember Tewas Ditangan Cucunya Sendiri

Comment1,616 views
  • Share
Rumah tempat AB menghabisi kakeknya

Jember, kuasarakyat.comMenikah di usia dini, tanpa dibekali dengan ketrampilan membuat perekonomian di keluarganya menjadi tidak stabil, hal ini yang terjadi terhadap AB (17) warga Kelurahan Kranjingan Kecamatan Sumbersari Jember yang terlanjur menikah di usianya yang masih belia.

Ia yang memiliki sifat temperament, tidak sekali ini saja menganiaya istrinya, bahkan pada Minggu (9/5/2021), pertengkaran dengan istrinya hanya karena ia tidak puasa dan ingin makan siang, membuat Jamu (72) yang tidak lain kakeknya sendiri meregang nyawa setelah berusaha melerai keluarga muda tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, pertengkaran antara pelaku dengan istrinya berawal dari permintaan pelaku agar istrinya memasak pada siang hari, karena sedang puasa, istri pelaku menolak, dari sinilah kemudian pertengkaran terjadi.

Sehingga nenek pelaku yang tak lain istri dari Janu berusaha untuk melerai, namun bukannya kemarahan pelaku mereda, pelaku justru mencekik neneknya, sehingga berteriak dan didengar oleh korban dari luar.

“Pelaku memang selama ini terkenal dengan sifatnya yang temperamen, korban sendiri saat kejadian mendengar jeritan istrinya yang tidak lain nenek pelaku, ketika berusaha menolong, ternyata pintu dikunci dari dalam, sehingga korban masuk melalui jendela, dan berusaha menarik tangan pelaku dari leher neneknya, namun pelaku menyikut kakeknya dan tepat ke ulu hati, sehingga kakeknya terjungkal dan kepalanya membentur tembok, sehingga korban meninggal di lokasi kejadian,” ujar Kapolsek Sumbersari AKP. Sugeng Piyanto Senin (10/5/2021).

Informasi lain mengatakan, jika pada saat kejadian, nenek pelaku sudah memberi uang kepada pelaku 150 ribu, agar membeli makanan di luar, namun bujukan neneknya ini tidak diterima pelaku, bahkan pelaku sempat memukul neneknya menggunakan bambu.

Hal yang sama juga disampaikan oleh paman pelaku Hadari, menurut Hadari, antara pelaku dengan istrinya sudah sering kali cekcok, bahkan dirinya pernah melihat pelaku memukul istrinya dan berusaha melerai, tapi justru dirinya ditantang carok oleh pelaku.

“Saya saja juga pernah ditantang carok mas, saat berusaha melerai pelaku, dia memang temperamen, sering menganiaya istrinya karena persoalan ekonomi, sebab memang mereka menikah dini dan belum bekerja,” ujar Hadari.

Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku diamankan di Mapolsek Sumbersari beserta dua batang bambu yang dibuat untuk memukul neneknya, atas ulahnya ini, polisi menjerat pelaku dengan pasal 352 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman 15 tahun penjara. (*)

Comment1,616 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.