Jember, Kuasarakyat.com – Sebuah kecelakaan antara kereta api dengan sebuah minibus berjenis elf terjadi di perlintasan tanpa palang pintu, di Kabupaten Lumajang. Tepatnya di Km 138+0 di petak jalan Randuagung (Rda) – Klakah (Kk), Minggu (19/11/2023).
Kejadian ini terjadi di sekitar jam 19.53 Wib, ketika rangkaian Kereta Api Probowangi dengan No KA 266 relasi Stasiun Banyuwangi menuju Stasiun Gubeng Surabaya.
Saksi mata mengatakan bahwa Minibus berjenis Elf ini, diduga membawa banyak penumpang karena banyak korban yang tergeletak dan bahkan sempat terjepit di badan minibus.

“Jalan ini memang jarang dilalui orang mas, warga disini menamai perlintasan ini sebagai perlintasan prayuana. Memang tidak ada palang pintunya mas, dan agak jauh dari rumah warga. Saya bersama warga berupaya mengevakuasi korban mas, ndak tahu berapa yang meninggal mas. Yang meninggal ditempat ada 8 yang masih kritis ada beberapa mas,” ungkap Juri Warga Desa Ranupakis.
Pelaksana harian Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Anwar Yuli Prastyo mengatakan bahwa Akibat dari insiden tersebut KA Probowangi sempat berhenti untuk dilakukan pemeriksaan guna memastikan bahwa kereta api masih aman untuk melanjutkan perjalanan.
“Akibat dari peristiwa tersebut KA Probowangi mengalami kelambatan 13 menit berangkat dari lokasi. Sedangkan untuk minibus dan penumpangnya dievakuasi oleh petugas kepolisian bersama warga di RSUD Haryoto. Korban sementara sudah mencapai 11 korban jiwa,” kata Plh Humas KAI Daops IX Jember.
KAI Daop 9 Jember menyesalkan atas terjadinya insiden teraebut dan mengimbau masyarakat pengguna kendaraan yang akan melintas di perlintasan sebidang KA, untuk selalu berhati-hati. Sesuai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114, Pengguna jalan wajib mendahulukan kereta api dan memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel.
“Pastikan aman bebelum melintasi rel kereta api dengan berhenti sejenak, tengok kanan dan kiri serta memastikan tidak ada kereta yang mendekat,” tutup Anwar. (Gusti)