Kemendikdasmen dan DPR RI Dorong Digitalisasi Pembelajaran di Probolinggo

Comment29 views
  • Share

Probolinggo, kuasarakyat.com – (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI bersama Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PKB, Muhammad Hilman Mufidi, menggelar Workshop Pendidikan di Aula Hotel Bromo Park, Kota Probolinggo. Workshop bertema “Digitalisasi Pembelajaran dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Indonesia” ini ditujukan untuk mempercepat kesiapan sekolah menghadapi era digital.

 

Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Widyaprada Ahli Madya Direktorat SMP Kemendikdasmen RI, Dr. Syamsul Alam, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti. Pada prosesi pembukaan, Muhammad Hilman Mufidi (Gus Hilman) yang sedang dalam masa pemulihan kesehatan diwakili oleh Tenaga Ahlinya, Hasanudin MHI, untuk menyampaikan sambutan di hadapan para peserta.

 

Hadir sebagai narasumber, dosen sekaligus praktisi pendidikan dari Universitas Nurul Jadid (UNUJA) Paiton, Mahfudz, M.I.Kom., bersama Dr. Abu Thalib. Dalam sesi bertajuk “Transformasi Komunikasi Instruksional dalam Digitalisasi Pembelajaran”, Mahfudz membagikan tips praktis agar digitalisasi sekolah tidak membingungkan guru dan murid.

 

Digitalisasi bukan sekadar mengubah buku cetak menjadi file PDF atau memindahkan papan tulis ke HP/laptop. Kuncinya adalah mengubah cara guru menjelaskan materi agar lebih singkat, jelas, dan menarik saat menggunakan media digital.

 

Di internet, informasi sangat melimpah dan rawan hoaks. Tugas penting guru sekarang adalah memilih dan memilah konten digital yang valid, aman, dan seru untuk dijadikan bahan ajar. Jangan biarkan teknologi membuat murid pasif. Guru diharapkan memanfaatkan platform digital (seperti kuis interaktif atau ruang diskusi) agar murid aktif bertanya dan merespons, bukan cuma menonton video ceramah.

 

“Teknologi itu hanya alat bantu, tapi nyawa dari pendidikan adalah komunikasi yang humanis. Digitalisasi harus membuat belajar jadi lebih menyenangkan, bukan malah membuat jarak antara guru dan murid,” pungkas Mahfudz di akhir materi. (*)

Comment29 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.