Situbondo, Kuasarakyat.com – Dedy (66), warga Desa Pakem, Kecamatan Petung, Kabupaten Situbondo dinyatakan hilang selama tiga hari, kemudian ditemukan dalam keadaan terkapar dan sesak nafas pada Kamis (19/8/2021).
Nasib nahas yang menimpa lansia ini diketahui oleh seorang warga yang tidak jauh dari tempat kejadian.
Salah seorang saksi, Asnadi mengatakan, seorang kakek tersebut diketahui dalam keadaan terlentang dan sesak nafas.
“Pertama kali saya melihat, kakek tersebut posisinya terlentang, serta sudah banyak tanah yang menempel dibadannya,” ujar Asnadi.
Kronologi kejadian, Asnadi mengatakan, pada saat dirinya berada dilokasi melihat seorang laki-laki dalam keadaan terkapar, dan masih bernafas.
“Saat saya mendekati orang tersebut, keadaan badannya kotor dan sesak nafas. Saya sendiri takut untuk terus mendekatinya,” ucapnya.
Karena merasa takut untuk mendekat, Asnadi inisiatif untuk mencari pertolongan, sehingga mengakibatkan banyak warga yang datang.
“Untung ada warga yang menghubungi kejadiaan ini kepada pihak aparat berwajib,” ungkapnya.
Asnadi menambahkan, selama beberapa waktu kemudian, polisi datang ke lokasi tempat kejadian (TKP).
Menurutnya, Asnadi mengatakan, orang yang ia temukan bukan warga Situbondo, melainkan sebagai warga Bondowoso.
Tim Personel Polsek Besuki, Iptu Subaidi saat berada di TKP mengatakan, dirinya melihat orang tersebut dalam keadaan terkapar dan sesak nafas.
“Karena keadaannya sedang sesak nafas, kami minta tolong kepada Puskesmas Besuki untuk segera menangani,” ucapnya.
Menurut keterangannya, Subaidi mengatakan, orang tersebut sempat dilarikan keumah sakit. Akan tetapi selang bebeapa waktu meninggal dunia.
“Setelah dilakukan pemeriksaan dari tim medis, tidak ada gejala atau tanda adanya tindakan kekerasan yang terjadi. Diduga korban meninggal karena tidak makan lebih dari 24 jam,” jelasnya. (Iw/Bs)