Periksa Hewan Kurban Diduga Terjangkit PMK, Disnak Jember : Itu Virus Orf, Aman Dikonsumsi

Comment835 views
  • Share

Jember, kuasarakyat.com – Dinas Peternakan Kabupaten Jember, langsung menerjunkan paramedis untuk memeriksa hewan kurban di Masjid Al Hikmah Perumahan Kodim Jubung Sukorambi Jember, usai mendapat laporan.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, hewan kurban berupa kambing yang hendak di sembelih, dipastikan bukan terjangkit PMK, tapi terkena virus orf, semacam virus gatal di mulut, dan penyakit tersebut bisa disembuhkan, dan aman untuk dikonsumsi.

“Ini bukan PMK, tapi virus orf, bisa diobati, juga aman untuk dikonsumsi, warga tidak perlu khawatir,” ujar Agum Gumitir paramedis dari Kesehatan Hewan Rambipuji Jember.

Agum menjelaskan, sejauh ini, di musim Idul Adha, kejadian hewan terkena virus orf di Jubung, adalah yang ketiga, dimana dua diantaranya ada di Kecamatan Panti.

“Sampai saat ini, baru ada tiga kejadian seperti ini, yakni hewan kurban terkena virus orf, dua ada di kecamatan Panti dan satu di Sukorambi,” jelasnya.

Selain memeriksa hewan yang diduga terkena PMK, Agum juga menyempatkan memeriksa hari hewan sapi yang disembelih di tempat tersebut, pemeriksaan ini dilakukan, untuk mengantisipasi ada kandungan cacing hati pada hari sapi.

“Kami tadi juga memeriksa hari sapi yang disembelih, untuk mengecek, apakah terjangkit cacing hati, tapi Alhamdulillah, hati sapi juga aman,” bebernya.

Agum menjelaskan, jika ada hati sapi yang terkena cacing hati, maka hati tersebut agar tidak dikonsumsi, karena jika dikonsumsi bisa menyebabkan diare, bahkan berakibat fatal, yakni kekurangan cairan yang berdampak pada kematian.

Seperti diberitakan sebelumnya, panitia kurban Masjid Al Hikmah Perumahan Kodim Jubung Sukorambi Jember, Jumat 6 Juni 2025 mendapat kiriman hewan kurban, berupa 21 ekor kambing dan 4 ekor sapi.

Salah satu kambing dalam kondisi mulut terluka, dan timbul bintil bintil disekitar mulut, karena takut hewan tersebut terkena PMK, panitia melaporkan temuan ini ke kepala desa setempat, dan selanjutnya diteruskan ke Dinas Peternakan.

“Saat datang, kondisi mulut mengeluarkan darah, lalu muncul bintil bintil, jadi kami takut hewan tersebut terkena PMK, sehingga kami laporkan ke pak kades, agar diteruskan ke Dinas terkait,” ujar Didik ketua panitia hewan kurban masjid Al Hikmah. (Ma)

Comment835 views
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.