Jemberr, kuasarakyat.com – SPBU Kebonsari Sumbersari di jalan Teuku Umar Tegal Besar Jember, yang beberapa waktu lalu disegel oleh Polres Jember guna dilakukan penyelidikan, setelah melakukan culas pada penjualan BBM subsidi jenis solar, sampai saat ini tidak beroperasi.
Bahkan police Line yang dipasang polisi hilang setelah sehari dipasang, namun SPBU tersebut tetap tidak bisa beroperasi atau melakukan penjualan, dan tetap teresegel.
Hal ini disampaikan Kapolres Jember AKBP. Boby Adimas Condro kepada wartawan pada Senin (16/3/2026), usai acara buka puasa bersama jurnalis di netizen di ruang ruoatama Mapolres Jember.
“Statuse SPBU tersebut, masih disegel oleh pihak Pertamina, dan tidak bisa melakukan operasional atau melakukan penjualan, yang tersegel di pompa bio solar, karena yang bermasalah, atau yang dilaporkan adalah penyelewengan penjualan solar subsidi,” ujar Kapolres.
Sedangkan untuk BBM jenis Pertalite dan juga Pertamax, saat ini dalam kendali Pertamina dan dalam pengawasan dan pembinaan. “Kalau Pertalite dan Pertamaxnya tidak bermasalah, namun dalam kendali Pertamina, dan kami tegaskan SPBU tersebut sampah saat ini tidak bisa melakukan aktivitas penjualan,” tegasnya.
Kapolres juga menegaskan, bahwa sampai saat ini, pihaknya sudah memeriksa 7 saksi, yakni David Handoko Seto selaku pihak pelapor, 3 pengawas SPBU dan 3 karyawan SPBU yang bertugas saat kejadian.
Tidak hanya itu, pihaknya juga akan terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi, bahkan jika ada anggotanya yang terlibat melakukan backing pada SPBU tersebut, pihaknya tidak segan untuk memberikan sanksi tegas.
Saat ditanya bagaimana dengan pihak pembeli BBM subsidi jenis solar, apakah sudah ada pihak yang akan dipanggil, Kapolres menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari para saksi.
“Kami belum mengantongi barang bukti, terkait truk yang kabur dan diketahui jika truk tersebut mengunakan nopol palsu, tapi kami akan terus menyelidiki, termasuk pemilik Toyota Rush yang membawa sopir pembawa kabur truk,” pungkasnya.
Seperti diketahui, pada Sabtu (4/3/2026) dinihari, truk dengan Nopol DK 8464 AS, truk tersebut diketahui berwarna biru, dari pengakuan Frenky warga curah Nongko yang membawa truk tersebut, truk tersebut milik seseorang bernama Pak Tik warga Pontang Ambulu Jember. (Ma)










