Jember, kuasarakyat.com – Meski masuk dalam group Neraka ditambah tanpa adanya sokongan dana dari APBD Pemkab Jember dan hanya mengandalkan pihak sponshorsip dalam mengarungi Liga 3 Zona Jatim.
Persid Jember tetap Optimis bisa lolos di Liga 2 musim depan, rasa optimis ini disampaikan oleh Manager Persid Rezky Pratama saat mengenalkan Jersy baru di Kota Cinema Mall Jember pada Kamis (4/11/2021).
“Persid Jember di Liga 3 zona Jawa Timur masuk di group yang bisa dibilang group yang berat, namun kami tetap optimis bisa lolos di Liga 2 musim depan dan akan memberikan yang terbaik,” ujar Rezky Pratama.
Rasa Optimis Rezky ini berdasarkan dari 15 kali uji coba yang sudah dilakukan selama ini, dimana Persid menang 14 kali dan sekali mengalami kekalahan, selain itu persiapan yang matang dalam 4 bulan terakhir seperti kebutuhan gizi pemain, waktu istirahat sampai fasilitas pemain semua terpenuhi dengan baik.
“Rasa optimis kami adalah dari 15 kali uji coba pertandingan, Persid Jember menang 14 pertandingan dan 1 kali kekalahan, dengan mogal itulah kami yakin tim bisa memberikan yang terbaik di liga 3,” tambahnya
Selain Persid Jember sudah siap secara teknis, Rezky juga menyampaikan jika saat ini timnya juga sudah melakukan antisipasi hal-hal non teknis yang sering terjadi di lapangan, seperti langsung berkomunikasi dengan Asprov, wasit sekaligus mendatangkan pengawas wasit.
Persid Jember sendiri berada dalam Group J bersama dengan PSIL Lumajang, Banyuwangi Putra, Persipro 1954 dan Singhasari FC, sedangkan Liga 3 Zona Jatim ini diikuti oleh 69 club yang terbagi dalam 15 group.
Sementara dalam perkenalan jersye barunya, tim yang diperkuat oleh 15 pemain Jember dan 10 dari luar Jember, jersey perpaduan antara warna Hitam, Kuning, Merah, sesuai dengan logo Persid juga terlihat lebih fresh.
Dengan jersey baru ini, Rezky mengatakan bahwa Persid saat ini benar-benar full sponsor dan tidak menggunakan anggaran APBD sama sekali, sedikitnya ada 7 sampai 8 sponsor yang siap mengawal Persid mengarungi Liga 3.
“Kita pada tahun ini full dari sponsor dan tidak menggunakan anggaran APBD sama sekali, ada sekitar 7 hingga 8 sponsor yang sudah bergabung bersama untuk kerjasama dengan Persid Jember, yang dalam hal ini akan mengawal persid jember dalam perhelatan liga 3,” beber Rezky.
Sedangkan ketika disinggung soal nominal yang diberikan oleh Sponsor kepada pihak Persid, Rezky enggan membeberkan, namun untuk seponsor utama atau eksklusif, nilainya diatas 50 juta. “Ada yang 50 juta dan yang sponsor biasa biasanya dibawah itu dan nominalnya berbeda setiap sponsor,” ujar Rezky.
Meski demikian, Rezky menambahkan, jika saat ini, melalui support sponsor pihaknya masih bisa menghandel gaji pemain hingga fasilitas yang layak untuk pemain. “Yang terpenting gaji pemain tidak telat dan fasilitas yang baik untuk pemain, yang jelas akan dimaksimalkan,” pungkasnya. (Bryan/Ma)







